Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dorong NLE, NPCT1 Gandeng Tiga Operator Truck Marketplace

NPCT1 melakukan kolaborasi dengan tiga operator truck marketplace, yaitu Logol, Logee dan Ritase untuk menghasilkan proses logistik yang terintegrasi secara sederhana.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 08 Januari 2021  |  16:51 WIB
Petugas memantau pemindahan kontainer ke atas kapal di New Priok Container Terminal One (NPCT 1), Jakarta, Senin (12/3/2018). - JIBI/Dwi Prasetya
Petugas memantau pemindahan kontainer ke atas kapal di New Priok Container Terminal One (NPCT 1), Jakarta, Senin (12/3/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - New Priok Container Terminal 1 (NPCT1) berupaya mempercepat konektivitas digital dalam Ekosistem Logistik Nasional (National Logistic Ecosystem/NLE) melalui kolaborasi dengan tiga operator truck marketplace, yaitu Logol, Logee dan Ritase.

Berdasarkan siaran pers yang diterima, Jumat (8/1/2021), pelanggan NPCT1 akan dapat mengakses layanan secara lengkap yang mencakup pengurusan administrasi kepabeanan, pemesanan dan penjadwalan truk peti kemas , serta pemrosesan dokumen secara elektronik dan tetap patuh terhadap peraturan yang berlaku.

Direktur NPCT1 Hudadi Soerja Djanegara mengatakan kerja sama tersebut dilakukan dalam upaya untuk menghasilkan proses logistik yang terintegrasi secara sederhana, sehingga pelanggan dapat memesan, menjadwalkan, dan mengelola truk untuk peti kemas mereka dari lokasi mana pun melalui platform mereka.

Dia menuturkan sumber daya kolaboratif di atas idealnya dilakukan dengan pendekatan yang terintegrasi untuk lebih mengeksplorasi efisiensi secara global dan regional.

"Integrasi ECON [platform penagihan secara digital dari NPCT1] dengan masing-masing dari ketiga platform tersebut, pelanggan akan memiliki kesempatan untuk mengakses layanan secara andal dari lokasi mana pun, memberi mereka fleksibilitas yang tinggi, serta mengurangi kebutuhan untuk secara fisik masuk ke kantor fasilitas pelabuhan," kata Hudadi.

Dia menuturkan transformasi aktivitas logistik ini akan meningkatkan pengalaman pelanggan, sekaligus meminimalkan kontak fisik sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19. Sumber daya kolaboratif di atas juga memiliki peluang unik untuk mengeksplorasi dan menerapkan proses dan peningkatan teknologi lebih lanjut.

"Tujuan kami adalah untuk mendukung keberlanjutan global dan regional serta konektivitas digital dan fisik, untuk menawarkan layanan pelanggan dan keandalan terbaik untuk saat sekarang dan yang akan datang," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top