Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pekerja Transportasi Logistik Wajib Jadi Prioritas Vaksinasi

Institut Studi Transportasi (Instran) menilai pekerja sektor transportasi dan logistik wajib menjadi prioritas vaksinasi Covid-19 karena bersinggungan dengan banyak orang.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 08 Januari 2021  |  15:20 WIB
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu malam, 6 Desember 2020. - Istimewa
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu malam, 6 Desember 2020. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Institut Studi Transportasi (Instran) mengingatkan kembali kepada pemerintah agar mengutamakan pekerja transportasi dan logistik sebagai salah satu penerima vaksin menyusul rencana vaksinasi pada pekan depan.

Direktur Eksekutif Instran Deddy Herlambang mengatakan selain tenaga medis kesehatan, pekerja transportasi dan logistik juga tergolong kategori darurat untuk menerima vaksin. Pekerja transportasi logistik sebagai operator garis depan yang juga berjasa memindahkan orang dan barang khususnya sembako dari asal ke tujuan sampai ke pelosok negeri di masa pandemi ini.

“Belum lagi bila operator angkutan massal mereka juga setiap hari bertemu dengan orang banyak,” katanya, Jumat (8/1/2021).

Adapun pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp73 triliun untuk program vaksinasi dalam penanganan virus corona (Covid-19) yang ditargetkan mulai pada pekan depan. Vaksinasi corona akan dilakukan kepada 181 juta orang. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan program vaksinasi bisa selesai pada 2021.

Presiden Jokowi telah mengamankan lebih dari 300 juta dosis vaksin Covid-19. Kebutuhan tersebut sesuai dengan target untuk mencapai herd immunity dari pandemi Covid-19.

"Jumlah totalnya yang telah firm order itu 329 juta dosis vaksin," ujar Presiden saat membuka Rapat Terbatas, Rabu (8/1/2021).

Perinciannya vaksin corona yang diamankan dari Sinovac sebanyak 125,5 juta dosis vaksin. Jumlah tersebut termasuk dengan 3 juta dosis vaksin corona yang telah didatangkan Indonesia.

Indonesia mendatangkan vaksin Sinovac berupa vaksin jadi dan bahan baku vaksin. Pemerintah juga telah mengamankan 50 juta dosis vaksin corona masing-masing dari Novavax, AstraZeneca, dan Pfizer. Ada pula 54 juta dosis vaksin yang berasal dari kerja sama dalam GAVI.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

transportasi Vaksin
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top