Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemudik dan Pengemudi Terjaring Random Check, Ini Hasilnya

Kementerian Perhubungan melakukan pengecekan tes rapid secara acak terhadap pengemudi bus, penumpang busa, hingga angkutan logistik di sejumlah terminal.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 27 Desember 2020  |  12:30 WIB
Dalam melakukan rapid test antigen ini, Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat dan akan berlaku sampai masa liburan Tahun Baru 2021.  - KEMENHUB
Dalam melakukan rapid test antigen ini, Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat dan akan berlaku sampai masa liburan Tahun Baru 2021. - KEMENHUB

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan melakukan pengecekan tes rapid secara acak terhadap pengemudi bus, penumpang busa, hingga angkutan logistik di Terminal Tirtonadi, Terminal Mangkang, Terminal Pemalang, UPPKB Ajibarang, UPPKB Tanjung Brebes, UPPKB Subah, dan UPPKB Wanareja.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Marta Hardisarwono mengatakan pihaknya melakukan random check rapid test antigen di sejumlah satuan pelaksana (satpel) di Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Jawa Tengah sesuai dengan dengan Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 20/2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dengan Transportasi Darat Selama Masa Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

Dia menyebutkan pengecekan telah dilakukan di antaranya 3 terminal tipe A dan 4 unit pelaksana penimbangan kendaraan bermotor (UPPKB) sejak Kamis (24/12/2020). Pelaksanaan telah dilakukan di Terminal Tirtonadi, Terminal Mangkang, Terminal Pemalang, UPPKB Ajibarang, UPPKB Tanjung Brebes, UPPKB Subah, dan UPPKB Wanareja.

Rapid test antigen ini dilakukan kepada pemudik, penumpang bus, dan pengemudi angkutan logistik. Jumlah pemudik, penumpang, dan pengemudi angkutan barang yang menjalani rapid test antigen bisa berbeda di setiap terminal dan UPPKB. Untuk Terminal Tirtonadi dalam 1 hari mencapai 80 orang. Untuk menghindari kerumunan, pelaksanaannya dibagi menjadi dua shift, untuk shift I pukul 06.00-10.00 WIB dan shift II pukul 18.00-22.00,” ujarnya, dikutip Minggu (27/12/2020).

Dia menjabarkan hingga saat ini terdapat total pemeriksaan secara keseluruhan mencapai 765 sampel. Hasilnya, terdapat 754 sampel dinyatakan negatif dan 11 sampel dinyatakan positif.

Dia menjelaskan setelah mendapatkan hasil pemeriksaan, pemudik dengan hasil negatif diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Namun, apabila dinyatakan positif akan ditempatkan di ruang isolasi terminal untuk kemudian dijemput tim Satgas Penanganan Covid-19.

Marta juga menambahkan meskipun calon penumpang yang melakukan rapid test antigen ini dinyatakan negatif, seluruh masyarakat diimbau tetap mematuhi protokol kesehatan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak aman minimal 1 meter.

Lebih lanjut, Marta mengatakan bahwa pemeriksaan tes rapid antigen ini dilaksanakan dengan melibatkan para petugas medis yang akan bersiaga di pintu masuk utama terminal.

“Pertama-tama, para pemudik dan penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) wajib melalui pemeriksaan suhu tubuh ketika masuk terminal, kemudian mendaftar dengan menunjukan KTP kepada petugas, setelah itu baru dipersilakan untuk menjalani pemeriksaan rapid test antigen,” terangnya.

Selain itu, untuk perjalanan dengan transportasi darat dari dan ke Pulau Jawa serta di dalam Pulau Jawa (antarprovinsi/ Kabupaten/ Kota), rapid test antigen yang dianggap berlaku paling lama 3x24 jam sebelum keberangkatan, untuk kemudian digunakan sebagai persyaratan perjalanan dan pemudik juga diwajibkan mengisi e-HAC Indonesia.

Dalam melakukan rapid test antigen ini, Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat dan akan berlaku sampai masa liburan Tahun Baru 2021.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

terminal bus Rapid Test
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top