Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Duh! Asita: Puluhan Ribu Wisatawan Minta Refund Tiket Pesawat

Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) menyebut ada puluhan ribu wisatawan yang memutuskan untuk refund tiket pesawat usai adanya kewajiban rapid test antigen.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 21 Desember 2020  |  20:37 WIB
Warga berada di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, Minggu (12/1/2020). Bisnis - Abdullah Azzam
Warga berada di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, Minggu (12/1/2020). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Persyaratan PCR dan rapid test antigen bagi calon wisatawan yang hendak berkunjung kembali menjadi kabar buruk bagi industri pariwisata domestik. Setelah ketentuan tersebut dikeluarkan, puluhan ribu calon wisatawan disebut-sebut mengajukan refund ke perusahaan penyedia tiket pesawat.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Budijanto mengatakan puluhan ribu calon wisatawan yang mengajukan permohonan refund merupakan 50 persen dari total wisatawan yang telah membayar tiket pesawat untuk berlibur.

"Kami percaya niatnya baik, yakni untuk mencegah penularan Covid-19 dan terciptanya klaster baru. Namun, masalah inkonistensi dari pemerintah yang membuat kami bingung. Ini dilakukan mendadak sekali sehingga membuat para pelaku usaha pariwisata dan wisatawan merasa tidak nyaman," ujar Budijanto kepada Bisnis.com, Senin (21/12/2020).

Dari sejumlah perusahaan agensi perjalanan melapor kepada Asita, rerata melaporkan jumlah penumpang yang mengajukan permohonan refund berkisar antara 30 - 120 orang.

Kendati demikian, adanya ketentuan PCR dan rapid antigen untuk penumpang pesawat terbang mendorong arus wisatawan ke destinasi-destinasi alternatif yang berjarak lebih cerak.

Menurut Budijanto, kemungkinan besar puluhan ribu calon wisatawan yang mengajukan permohonan refund mengubah rencana perjalanan dan memutuskan untuk berwisata ke destinasi yang lebih dekat.

Kendati demikian, terdapat 50 persen dari calon wisatawan yang berasal dari kelas menengah ke atas yang masih berani mengeluarkan cuan menggunakan maskapai penerbangan untuk menikmati wisata akhir tahun di tengah lonjakan kasus pandemi Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata tiket pesawat
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top