Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini 10 Kementerian/Lembaga dengan Pagu Anggaran Jumbo di APBN 2021, Kemensos Nomor Berapa?

Berikut 10 kementerian/lembaga yang diberikan anggaran jumbo berdasarkan akun Twitter Ditjen Anggaran Kementerian Keuangan (@DitjenAnggaran). 
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 17 Desember 2020  |  15:13 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani memaparkan rancangan APBN 2021 dalam konferensi pers virtual, Selasa (1/12/2020)  -  Foto: Kemenkeu RI
Menteri Keuangan Sri Mulyani memaparkan rancangan APBN 2021 dalam konferensi pers virtual, Selasa (1/12/2020) - Foto: Kemenkeu RI

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah meningkatkan nilai dan kualitas belanja negara dalam rangka pemulihan sosial dan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19. Sebesar Rp1.032 triliun pada APBN 2021 dialokasikan untuk belanja kementerian dan lembaga dengan komposisi sesuai tugas dan fungsinya.

Lantas, siapa saja kementerian dan lembaga yang medapatkan alokasi anggaran APBN 2021 terbesar? Berikut 10 kementerian/lembaga yang diberikan anggaran jumbo berdasarkan akun Twitter Ditjen Anggaran Kementerian @DitjenAnggaran. 

 

1. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) mendapatkan alokasi terbesar dengan total anggaran Rp 149,8 triliun.

2. Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mendapatkan pagu anggaran terbesar kedua dengan alokasi Rp137,3 triliun

3. Polri mendapat Rp112,1 triliun

4. Kementerian Sosial (Kemensos) Rp92,8 triliun.

5. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebesar Rp84,3 triliun.

6. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Rp81,5 triliun.

7. Kementerian Agama (Kemenag) mendapatkan pagu sebesar Rp67 triliun.

8. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendapatkan Rp45,7 triliun.

9. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rp43,3 triliun.

10. Kementerian Pertanian (Kemenhan) mendapatkan Rp21,8 triliun.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan total APBN 2021 mencapai Rp2.750 triliun untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi dan penguatan reformasi pasca pandemi.

Menkeu mengatakan pemerintah tetap melanjutkan beberapa program perlindungan sosial dan program untuk membantu sektoral serta pemerintah daerah agar pulih dari Covid-19.

Menurutnya, APBN 2021 juga dirancang untuk mendukung reformasi pada sektor penerimaan negara. Menkeu menyebut hal itu sangat penting untuk konsolidasi fiskal dan mengembalikan kembali kesehatan APBN.

"Tahun depan kita akan membelanjakan Rp2.750 triliun, terutama untuk belanja program penanganan Covid-19, khususnya vaksinasi," kata Sri Mulyani saat Konferensi Pers Strategi Implementasi APBN 2021 secara virtual, Selasa (01/12/2020).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anggaran kemenkeu sri mulyani kemenhan Kementerian PUPR RAPBN 2021
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top