Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Akhir Pekan November, Jumlah Penerbangan Soetta Kembali Meledak

Sebelumya, angka tertinggi secara harian ada pada 20 November 2020 dengan sebanyak 705 penerbangan.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 01 Desember 2020  |  14:26 WIB
Akhir Pekan November, Jumlah Penerbangan Soetta Kembali Meledak
Sejumlah calon penumpang antre saat pengecekan tiket di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (21/9/2020). - ANTARA FOTO/Fauzan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Angkasa Pura II (Persero) mencatat lalu lintas penerbangan pada akhir pekan November kembali mencetak angka tertinggi secara harian di tengah pandemi pada Minggu (29/11/2020).

Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menyampaikan pada 29 November 2020, lalu lintas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta kembali mencetak angka tertinggi secara harian dengan 722 penerbangan yang terdiri dari 363 keberangkatan dan 359 kedatangan.

Sebelumya, angka tertinggi secara harian ada pada 20 November 2020 dengan sebanyak 705 penerbangan.

“Di tengah tren positif ini, PT Angkasa Pura II dan stakeholder berkomitmen untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan baik,” ujarnya melalui siaran pers, Selasa (1/11/2020).

Menjelang tutup tahun, AP II bersiap mendukung kelancaran Angkutan Natal dan Tahun Baru 2020/2021 di 19 bandara kelolaannya.

Operator pelat merah tersebut harus memastikan tiga hal bagi maskapai untuk mengantisipasi apabila ada kebutuhan tambahan saat angkutan Nataru.

Tiga hal itu adalah memastikan ketersediaan slot waktu penerbangan bagi maskapai, memastikan maskapai mendapat alokasi penerbangan tambahan [extra flight], dan memastikan adanya perpanjangan jam operasional di bandara AP II jika diperlukan.

Adapun tiga hal tersebut merupakan rangkaian upaya guna mengakomodir apabila ada kebutuhan tambahan penerbangan pada periode angkutan Nataru.

“Slot time, extra flight, dan perpanjangan jam operasional bandara dapat mengakomodir kebutuhan saat Angkutan Nataru. Perpanjangan jam operasional bandara juga dapat membagi penerbangan agar tidak terkonsentrasi di jam-jam tertentu sehingga physical distancing di bandara tetap terjaga,” tambah Muhammad Awaluddin.

Adapun monitoring lalu lintas penerbangan dan kesiapsiagaan di bandara PT Angkasa Pura II sejalan dengan Natal dan Tahun Baru ini dilakukan pada 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.

Sejalan dengan hal ini, Posko Nataru diaktifkan di 19 bandara guna meningkatkan 3C (Coordination, Communication, Collaboration) di antara para stakeholder bandara antara lain AP II selaku operator bandara, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan (KKP Kemenkes), maskapai, TNI/Polri, yang juga berada di dalam koordinasi Satgas Udara Percepatan Penanganan Covid-19.

Seiring dengan masa Angkutan Nataru 2020/2021, PT Angkasa Pura II juga fokus memastikan kesiapan dan kesigapan sumber daya manusia (people), prosedur dan protokol di bandara (process), dan fasilitas utama serta pendukung (facilities).

Dari aspek People, Angkasa Pura II memastikan kecukupan personel operasional dan pelayanan guna memastikan penerapan aspek Process seperti protokol kesehatan dan prosedur operasional penerbangan.

Kesiapan aspek Facilities dilakukan PT Angkasa Pura II dengan memastikan infrastruktur utama seperti runway, apron, taxiway, rambu-rambu di sisi udara, dan lainnya dapat mendukung penerbangan secara maksimal. Infrastruktur pendukung juga dipastikan siap, seperti misalnya jaringan data, berbagai fasilitas lain di terminal penumpang pesawat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandara soekarno-hatta angkasa pura ii
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top