Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bisnis Properti Tahun Depan Diyakini Membaik

Praktisi bisnis properti optimistis kondisi tahun depan akan membaik terutama perumahan yang merupakan kebutuhan dasar.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 30 November 2020  |  20:35 WIB
Perumahan di Jakarta./Bloomberg - Muhammad Fadli
Perumahan di Jakarta./Bloomberg - Muhammad Fadli

Bisnis.com, JAKARTA – Sektor properti di Indonesia pada 2021 diperkirakan terus membaik dengan dominasi pasar hunian kelas menengah.

CEO 99 Group Indonesia Chong Ming Hwee mengatakan meskipun kondisi ekonomi masih belum stabil, rumah merupakan kebutuhan dasar sehingga tetap diminat.

Hal itu dilihat dari tingkat kunjungan di laman penjualan properti itu rata-rata 15,6 juta kunjungan per bulan. Menurutnya, properti residensial masih menjadi aset yang kuat karena diperlukan semua orang.

”Pencarian hunian melalui portal masih sangat tinggi. Saat ini pasar yang lebih kencang adalah segmen menengah ke bawah,” ujarnya pada Senin (30/11/2020).

Dia memprdiksi pasar properti residensial pada semester I tahun depan masih akan didominasi segmen menengah ke bawah.

Namun pada semester II/2021, pasar hunian menengah ke atas diperkirakan membaik seiring dengan komitmen pemerintah dalam menggulirkan vaksin Covid-19 dan penanganan pandemi.

"Sektor properti hunian tahun depan akan kembali pulih. Oleh karena itu, saat ini waktu yang tepat untuk membeli properti," ucap Chong.

Commercial and Business Development Director AKR Land Alvin Andronicus menuturkan pasar properti yang mulai bergairah saat ini akan semakin baik tahun depan karena keberhasilan uji coba vaksin corona yang mencapai 90 persen.

Saat ini hunian yang diminati yakni berada di segmen Rp500 juta hingga Rp1,5 miliar. "Tahun depan kami meyakini pasar properti hunian akan kembali pulih," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti perumahan
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top