Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Target Penyerapan Tenaga Kerja Tak Realistis, Pemerintah Harus Lakukan Ini

Aksi jemput bola pun dinilai perlu dilakukan untuk setidaknya mengoptimalkan penyerapan hingga akhir tahun. 
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 24 November 2020  |  16:47 WIB
Sejumlah buruh pabrik pulang kerja di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (17/4/2020). - ANTARA FOTO/Fauzan
Sejumlah buruh pabrik pulang kerja di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (17/4/2020). - ANTARA FOTO/Fauzan

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah dinilai gagal dalam memanfaatkan investasi sebagai instrumen utama dalam penyerapan tenaga kerja setelah nyaris setahun penuh dilanda pandemi Covid-19.

Aksi jemput bola pun dinilai perlu dilakukan untuk setidaknya mengoptimalkan penyerapan hingga akhir tahun. 

Sekretaris Jenderal Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) Timboel Siregar mengatakan penyerapan tenaga kerja sebanyak 1,2 juta orang sampai dengan akhir 2020 dinilai tidak realistis untuk dicapai dalam waktu yang tersisa tidak sampai satu bulan.

Adapun, terdapat 338.419 tenaga kerja lagi yang perlu diserap untuk mencapai target penyerapan tenaga kerja tahun ini. Per Januari-September, jumlah tenaga kerja yang terserap 861.561 orang dengan realisasi investasi Rp616,6 triliun dari total Rp817,2 triliun.

"Saya merasa bahwa ini tinggal bagaimana pemerintah menarik investor yang sudah menyatakan janji berinvestasi di Tanah Air melalui instrumen insentif sebagai bentuk aksi jemput bola. Bisa insentif listrik, bisa insentif pajak, dan lain sebagainya," ujar Timboel kepada Bisnis.com, Selasa (24/11/2020).

Langkah tersebut, lanjut Timbul, dinilai bisa mendorong investor-investor yang telah menyatakan janji investasi untuk merealisasikan penanaman modal.

Selain itu, Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM) harus melakukan pendekatan kepada investor yang sudah menyatakan janji investasi serta melakukan pemetaan kendala agar penanaman modal bisa terealisasi pada 2020.

"Carikan solusinya. Yang penting mereka merealisasikan janjinya terlebih dahulu, sehingga target penyerapan lapangan kerja, meskipun tidak semuanya, tapi bisa terjadi dengan progres yang baik," kata Timboel.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi penyerapan tenaga kerja
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top