Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sandiaga: Terdampak Covid-19, 85 Persen UMKM Hanya Mampu Bertahan Setahun

Mayoritas UMKM terutama usaha rumahan terkena dampak Covid-19 dari sisi pasokan dan permintaan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 November 2020  |  20:10 WIB
Sandiaga Uno saat memberikan pemaparan pada acara Edukasi Industri Jasa Keuangan, Senin (9/3/2020). - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Sandiaga Uno saat memberikan pemaparan pada acara Edukasi Industri Jasa Keuangan, Senin (9/3/2020). - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Perbaikan arus kas menjadi hal penting bagi UMKM di tengah pandemi Covid-19.

Pelaku UMKM membutuhkan program pendanaan untuk mengatasi persoalan arus kas agar mampu bertahan.

Demikian disampaikan Sandiaga Uno saat memberikan orasi ilmiah wisuda online Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) IBS, seperti dikutip Antara, Minggu (22/11/2020).

Menurut Sandi perbaikan arus kas diperlukan pelaku UMKM agar kegiatan bisnisnya tetap berjalan.

"Saat ini terdapat 60 juta pelaku usaha UMKM yang terdampak Covid-19, sekitar 85,42 persen diperkirakan hanya mampu bertahan selama setahun," kata penggagas Relawan Indonesia Bersatu (RIB) ini.

Sandi menyebutkan mayoritas UMKM terutama usaha rumahan terkena dampak Covid-19 dari sisi pasokan dan permintaan.

"Indonesia Banking School (IBS) mesti mampu memberikan solusi [atas masalah seperti] itu," kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

Seiring tren layanan keuangan ke digital, Sandiaga mengatakan, financial technology atau fintech kini menjadi pembiayaan utama dibanding periode sebelumnya yang hanya sebagai pembiayaan alternatif.

Menurut Sandi berarti di tengah kondisi saat ini ada berkah bagi sebagian usaha, seperti pembiayaan dan pembayaran.

Karena itu, ujar Sandi, para lulusan IBS diharap dapat merangkul teknologi dan bermitra dengan fintech untuk memulihkan ekonomi.

"Bangkitkan ekonomi Indonesia. Ciptakan lapangan kerja sebesar-besarnya sehingga UMKM dapat bebas dari masalah keuangan," kata Sandi di hadapan peserta wisuda yang untuk pertama kalinya digelar secara daring (online) tersebut.

IBS mewisuda 247 wisudawan dari berbagai program studi jenjang Strata 1 dan Strata 2 pada wisuda XIII Tahun Akademik 2019/2020.

Acara wisuda daring ini dibuka dan dipimpin Ketua STIE IBS Dr Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono SH LLM di ruang lobi STIE IBS Kemang, Jakarta Selatan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm sandiaga uno

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top