Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ekonomi RI Bisa Tumbuh 6 Persen Lima Tahun Lagi, Bos BI Bocorkan 3 Kuncinya

Menurut Gubernur BI, pertumbuhan 6 persen ini akan didukung oleh didukung oleh perbaikan konsumsi, eskpor, maupun investasi.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 16 November 2020  |  13:03 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (18/8 - 2020), Dok. Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (18/8 - 2020), Dok. Bank Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah optimistis perbaikan ekonomi Indonesia akan terus berlanjut meski tahun ini pertumbuhan terkontraksi hingga mengalami resesi.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan bahwa yakin pada triwulan IV/2020 ekonomi lebih baik dari periode sebelumnya. Setelah itu pada 2021 kembali seperti biasanya yaitu tumbuh 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Dan terus naik ke sekitar 6 persen pada kurun waktu 5 tahun mendatang. Ini didukung oleh perbaikan konsumsi, eskpor, maupun investasi,” katanya melalui sambutan virtual, Senin (16/11/2020).

Pada saat itu kondisi Indonesia berada pada jalur positif. Perry menjelaskan bahwa makro ekonomi dan sistem keuangan terjaga. Nilai tukar rupiah stabil bahkan cenderung menguat.

“Inflasi rendah. Defisit transaksi berjalan turun. Dan sistem perbankan secara keseluruhan juga sehat,” jelasnya.

Dilihat dari pertumbuhuan kuartal III secara tahunan, hanya konsumsi pemerintah yang berada di jalur positif, yaitu 9,76 persen. Konsumsi rumah tangga minus 4,04 persen, investasi 6,48 persen, ekspor minus 10,82 persen, impor minus 21,86 persen, dan konsumsi lembaga nonprofit rumah tangga (LPNRT) minus 2,21 persen.

Dari seluruh kelompok tersebut, konsumsi rumah tangga dan investasi berkontribusi 88,43 PDB. Jatuhnya dua faksi tersebut menjadi faktor utama ekonomi Indonesia lesu. Dilihat dari sumber pertumbuhan yaitu minus 3,49 persen, konsumsi rumah tangga menyumbang minus 2,17 persen dan investasi minus 2,11 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia pertumbuhan ekonomi indonesia
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top