Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pertamina Bangun 178 Titik BBM Satu Harga

Papua, Kalimantan, Sulawesi, Sumatra hingga Karimun Jawa menikmati harga bahan bakar minyak atau BBM yang sama rata. Keberhasilan itu merupakan prestasi kerja induk perusahaan pelat merah sektor energi, PT Pertamina (Persero).
Media Digital
Media Digital - Bisnis.com 23 Oktober 2020  |  09:33 WIB
Foto: Mobil tangki BBM Pertamina menyalurkan BBM melintasi jalanan terjal menuju Kampung Obano, Distrik Papua Barat, Kabupaten Paniai, Papua Barat.
Foto: Mobil tangki BBM Pertamina menyalurkan BBM melintasi jalanan terjal menuju Kampung Obano, Distrik Papua Barat, Kabupaten Paniai, Papua Barat.
Bisnis.com, JAKARTA - Sejak mendapat tugas dari Pemerintah untuk membangun lembaga distribusi di wilayah 3T,  Pertamina telah berhasil menuntaskan pembangunan BBM Satu Harga di 178 titik. Lokasinya tersebar di seluruh wilayah terluar Indonesia mulai dari Pulau Maluku.
Pada 2020, Pertamina telah menuntaskan pembangunan BBM Satu Harga di 18 titik dari target 83 titik penyaluran BBM satu harga. Lokasi tersebut tersebar di Sulawesi Tengah (2 titik), Sulawesi Selatan (2 titik), Kalimantan Barat (1 titik), Maluku & Maluku Utara (3 titik), Kalimantan Selatan (2 titik), Sumatera Utara (1 titik), Lampung (3 titik)  NTB (1 titik) dan Papua (3 titik).
Sedangkan 65 titik lainnya tengah dalam proses pembangunan. Akhirnya, BBM satu harga bagi rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke pun perlahan menjadi keniscayaan.
Terlebih lagi kini di tengah pandemi yang tengah melanda, proses pembangunan titik penyaluran tetap terus dikebut. Hal tersebut merupakan  kegigihan Pertamina merealisasikan cita-cita BBM satu harga sebagai salah satu bentuk keadilan dan pemerataan pembangunan nasional.  
“Senantiasa kami optimis akan menuntaskan pembangunan BBM Satu Harga sesuai target, sehingga akhir tahun totalnya akan mencapai 255 titik,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman.
Sebagaimana peta jalan yang telah disusun, Pertamina akan merealisasikan pembangunan infrastruktur BBM satu harga hingga 500 titik pada 2024. Hal ini merupakan wujud nyata dari komitmen Pertamina untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan energi berkeadilan.
Realisasi inipun direspon positif masyarakat di berbagai daerah. Di antara titik distribusi yang telah resmi beroperasi yakni di di Desa Kabun, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, telah banyak membantu masyarakat setempat.

Foto: Senyum Petugas SPBU Pertamina di Pulau Lembata, Nusa Tenggara Timur. SPBU di Pulau Lembata merupakan 1 dari 26 titik BBM 1 harga di Nusa Tenggara.
Di sana telah berdiri SPBU 64.712.04 yang  merupakan titik BBM Satu Harga ke-3 di Kalimantan Selatan atau ke-37 di Pulau Kalimantan. Masyarakat di daerah ini sangat antusias menyambut BBM satu harga, karena tidak lagi harus merogoh kocek yang besar untuk mendapatkan bahan bakar.
Harga solar dan premium yang sebelumnya sekitar Rp10 ribu, kini dapat dinikmati dengan harga yang sama dengan daerah lain, premium sebesar Rp6.450/liter dan solar seharga Rp5.150/liter. 
Untuk menyukseskan program BBM satu harga di daerah tersebut, Pertamina menempuh aral melintang berupa jarak distribusi yang sangat jauh. Petugas Pertamina harus menempuh 4 jam perjalanan darat dari titik suplai Integrated Terminal Banjarmasin atau sekitar 155 km hingga ke SPBU.
“Semuanya dilakukan Pertamina sebagai bakti kepada negeri,” ungkap Fajriyah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina BBM
Editor : Media Digital
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top