Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

STM Klaim Temukan Potensi Lebih Besar Tembaga dan Emas Onto

Temuan tersebut dikonfirmasi dari hasil uji kandungan logam (assay) dari lubang pengeboran terbaru VHD096.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 22 Oktober 2020  |  19:57 WIB
Aktivitas pekerja PT Sumbawa Timur Mining. - Istimewa/Sumbawa Timur Minig
Aktivitas pekerja PT Sumbawa Timur Mining. - Istimewa/Sumbawa Timur Minig

Bisnis.com, JAKARTA — PT Sumbawa Timur Mining mengumumkan sumber daya tembaga dan emas Onto meluas hingga lebih dari 500 meter dari titik akhir lubang pengeboran sebelumnya.

Temuan tersebut dikonfirmasi dari hasil uji kandungan logam (assay) dari lubang pengeboran terbaru VHD096, lubang bor vertikal sedalam 2.042,72 meter ke dalam potensi sumber daya mineral Onto.

"Dengan hasil assay yang telah berhasil melewati proses pengujian kualitas yang lengkap, STM dengan antusias melaporkan titik potong [intercept] 1.594,7 meter dengan kadar tembaga 1 persen dan emas 0,40 gram/ton. Ini termasuk intercept emas yang luar biasa sepanjang 100 meter dengan kadar tembaga 5,99 persen dan emas 1,11 grem per tont," ujar Presiden Direktur STM Bede Evans melalui siaran pers, Kamis (22/10/2020).

Pada Februari lalu, STM mengumumkan hasil pengeboran dengan potensi kandungan 1,7 miliar ton sumber daya mineral dengan kadar tembaga 0,89 persen dan emas 0,49 gram per ton.

STM adalah pemegang kontrak karya (KK) proyek Hu'u generasi ke-7 di Provinsi Nusa Tenggara Barat. STM merupakan perusahaan patungan antara Eastern Star Resources Pty. Ltd. sebesar 80 persen, anak perusahaan yang 100 persen sahamnya dimiliki oleh Vale SA, dan PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) sebesar 20 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tambang emas
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top