Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Nikon Indonesia Akhirnya Berhenti Operasi, Apa Penyebabnya?

Nikon mengintegrasikan seluruh kegiatan penjualan, pemasaran, dan layanan ke PT Alta Nikindo selaku distributor resmi Nikon di Indonesia.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 21 Oktober 2020  |  19:55 WIB
Model memperlihatkan kamera Nikon D850 saat peluncurannya di Jakarta, Senin (29/1). - JIBI/Abdullah Azzam
Model memperlihatkan kamera Nikon D850 saat peluncurannya di Jakarta, Senin (29/1). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — PT Nikon Indonesia mengumumkan berhenti beroperasi di Indonesia per hari ini, Rabu (21/10). Nikon mengakhiri kegiatannya setelah 8 tahun beroperasi di Tanah Air.

Melalui akun instagram, Nikon Indonesia menginformasikan bahwa perusahaan  tetap memberi layanan terbaik bagi para pengguna Nikon di Indonesia.

Nikon mengintegrasikan seluruh kegiatan penjualan, pemasaran, dan layanan ke PT Alta Nikindo selaku distributor resmi Nikon di Indonesia.

Nikon menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan para pelanggan selama ini sehingga Nikon dapat menjadi salah satu brand fotografi tepercaya di Indonesia.

Meski berhenti beroperasi, Nikon berharap agar masyrakat tetap aktif dan berkarya melalui kamera yang dimiliki. Hingga saat ini belum diketahui penyebab Nikon memutuskan berhenti beroperasi dari Indonesia.

“Yuk terus motret dan berkarya,” tulis akun Nikon Indonesia di akhir postingan.

Kabar ini mendapat beragam respons dari warganet. Sejumlah akun mempertanyakan alasan penutupan Nikon Indonesia. Akun @sandersonambela mengaitkan tutupnya Nikon dengan pandemi Covid-19 yang masih terjadi.

Namun, mayoritas akun yang memberi komentar dalam postingan Nikon Indonesia, memperlihatkan ikon sedih dalam postingan instagram mereka.   

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nikon
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top