Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Fonterrra Pasang PLTS Atap Pabrik di Cikarang, Pertama di Dunia

PLTS atap tersebut memiliki kapasitas 381,84 kilowatt peak (kWp).  
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 15 Oktober 2020  |  18:38 WIB
Fonterra. - Ilustrasi/dairyreporter.com
Fonterra. - Ilustrasi/dairyreporter.com

Bisnis.com, JAKARTA — Pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya atap oleh industri manufaktur terus bertambah.

PT Fonterra Brands Manufacturing Indonesia baru saja meresmikan pemasangan PLTS atap di pabriknya yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat.  

Mohammad Aslam, Head of Plant Fonterrra Brand Manufacturing Indonesia, mengatakan bahwa PLTS atap tersebut memiliki kapasitas 381,84 kilowatt peak (kWp).  

"Kami bangga pemasangan PLTS atap ini menjadi pabrik yang pertama di Fonterra se-Asia Tenggara, bahkan secara global," ujar Aslam dalam gelar wicara virtual, Kamis (15/10/2020).

Dia menuturkan bahwa dengan penerapan sistem atap panel surya ini, sekitar 20—30 persen daya energi yang digunakan untuk menjalankan pabrik bersumber dari tenaga surya.

Pemanfaatan PLTS atap diperkirakan dapat mengurangi emisi CO2 sebesar 424  ton per tahun dan berdampak pada efisiensi energi yang setara dengan penanaman 6.300 bibit pohon selama 10 tahun ke depan.

"Ini langkah positif Fonterra untuk menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 30 persen pada tahun 2030 dan merealisasikan upaya perusahaan untuk tidak menghasilkan emisi karbon sama sekali pada tahun 2050,” katanya.

Pengerjaan proyek PLTS atap ini dikerjakan oleh PT Surya Utama Nuansa (SUN Energy) dan dilakukan dalam masa pandemi dengan zero accident.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

plts
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top