Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Progres Proyek LRT Jabodebek di Lintasan 2 dan 3 Meningkat

Progres LRT Jabodebek keseluruhan sudah mencapai 77 persen, sedangkan di lintasan 2 mencapai 93 persan dan lintasan 3 sudah sekitar 87 persen.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  17:03 WIB
U-Shape Girder merupakan pondasi struktur bangunan LRT Jabodebek dengan cetakan beton berbentuk huruf
U-Shape Girder merupakan pondasi struktur bangunan LRT Jabodebek dengan cetakan beton berbentuk huruf "U". Untuk pertama kalinya U- Shape Girder digunakan di Indonesia dan lahir di pabrik beton pracetak milik ADHI. Teknologi ini diadopsi dari Prancis. - ADHI.Co.Id

Bisnis.com, JAKARTA — Progres pembangunan proyek kereta ringan atau light rapid transit Jakarta—Bogor—Depok—Bekasi terus berlanjut, khususnya di lintasan 2 dan 3.

Sekretaris Perusahaan PT Adhi Karya Tbk. (ADHI) Parwanto Noegroho menjelaskan bahwa sampai akhir September 2020, progres di lintasan 2 dan 3 terus meningkat.

"Progres keseluruhan sudah mencapai 77 persen, sedangkan di lintasan 2 mencapai 93 persan dan lintasan 3 sudah sekitar 87 persen," ujarnya melalui siaran pers, Selasa (13/10/2020).

Dia menjelaskan bahwa proyek LRT memiliki total panjang lintasan mencapai 44 kilometer dengan lintasan pelayanan dibagi tiga dan satu depo.

Secara terperinci, progres pembangunan LRT Jabodebek oleh Adhi Karya sebagai berikut:

  1. Lintas Pelayanan 1 Cawang–Cibubur 91 persen.
  2. Lintas Pelayanan 2 Cawang–Kuningan–Dukuh Atas 93 persen.
  3. Lintas Pelayanan 3 Cawang–Bekasi Timur 87 persen.
  4. Depo 24 persen.

Progres total proyek LRT ini tercatat mengalami kenaikan dibandingkan dengan Mei 2020 yang berada di kisaran 71,2 persen.

Pada proyek ini, ADHI berhasil membuat jalur kereta dengan bentang lengkung terpanjang dan pertama di Indonesia, serta penggunaan struktur U-shaped girder pertama dan terpanjang di Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

LRT
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top