Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kinerja AnterAja Tumbuh 2 Kali Lipat saat Pandemi Covid-19

Kinerja pengiriman AnterAja berhasil tumbuh hingga 2 kali lipat, yakni dari rata-rata 100.000 parcel per hari menjadi 200.000 parcel per hari pada Agustus 2020.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 01 Oktober 2020  |  09:04 WIB
Ilustrasi jasa kurir
Ilustrasi jasa kurir

Bisnis.com, JAKARTA - Jasa kurir yang terbilang baru, AnterAja kini sudah melayani pengiriman hingga 200.000 paket perhari. Jumlah ini melonjak saat pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia.

CEO Anteraja Suyanto Tjoeng mengatakan hingga saat ini Anteraja masih terus menambah jumlah kurir dan lokasi operasi, karena bisnis Anteraja sedang membangun network dalam rangka memperluas jangkauan.

"Dari sisi volume pengiriman, sebelum pandemi Covid-19 rata-rata pengiriman tercatat 100.000 parcel per hari, saat dan setelah pandemi Covid-19 naik menjadi 150.000-200.000 parcel per hari. Sampai dengan Agustus 2020, rata-rata pengiriman tercatat di angka 200.000 parcel per hari," jelasnya, Rabu (30/9/2020).

Lebih lanjut, dia menyebut sampai saat ini jumlah kurir kami sudah mencapai 5.000 orang. Saat ini, terangnya, induk perusahaan sedang mengembangkan inisiatif e-fulfillment untuk mendukung bisnis Anteraja yang disebut Titipaja.

Anteraja juga sedang menargetkan segmen B2B (Bisnis) sebagai customer disamping memperluas jaringan kerja sama dengan e-commerce. Dia percaya seiring dengan pertumbuhan e-commerce yang eksponensial juga mendorong bisnis Anteraja.

"Hingga saat ini, kami sudah ada di 30 provinsi dan lebih dari 126 titik di seluruh Indonesia," katanya.

Bisnis kurir berbasis teknologi Anteraja meningkat pesat di semester I/2020, dengan peningkatan lebih dari 4.500 persen atau 45 kali lipat di periode yang sama pada 2019, Anteraja melesat menjadi kontributor pendapatan kedua terbesar bagi PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA).

"Kenaikan pendapatan tertinggi di semester I/2020, berasal dari layanan jasa pengiriman Anteraja yang tumbuh menjadi Rp269,92 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp5,85 miliar. ASSA akan terus mengembangkan bisnis end-to-end logistics yang berpeluang untuk terus berkembang seperti yang terjadi di Anteraja,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top