Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Proyek Infrastruktur Tingkatkan Realisasi Investasi Nasional

Banyaknya proyek infrastruktur yang ditawarkan oleh Kementerian PUPR dengan skema KPBU berdampak baik pada realisasi investasi nasional.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 01 Oktober 2020  |  02:05 WIB
Foto udara Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Batang, Jawa Tengah, Kamis (27/8/2020). Bisnis - Rachman
Foto udara Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Batang, Jawa Tengah, Kamis (27/8/2020). Bisnis - Rachman

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat berbagai proyek infrastruktur yang kini terus dibangun oleh pemerintah dan badan usaha, telah mendorong peningkatan realisasi investasi di Tanah Air.

Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal BKPM Nurul Ichwan menjelaskan pihaknya mengapresiasi dan mendukung Kementerian PUPR untuk bergerak cepat dalam pembangunan nasional termasuk jalan tol.

"Kami melihat ada banyak proyek infrastruktur yang ditawarkan oleh Kementerian PUPR dengan skema KPBU, langkah ini tentu berdampak baik pada realisasi investasi nasional karena di kami BKPM mendata masuknya investasi dari dalam dan luar negeri," ujarnya dalam kegiatan market sounding dua proyek KPBU yang disiarkan secara virtual Rabu (30/9/2020).

Kementerian PUPR menawarkan dua proyek dengan skema kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU) yaitu jalan tol Gilimanuk-Mengwi yang memiliki panjang 95,51 kilometer, dengan perkiraan nilai investasi Rp19,35 triliun dan ditargetkan dapat dilaksanakan lelang pada kuartal IV/2020.

Sementara proyek penggantian dan atau duplikasi jembatan Callender Hamilton memiliki panjang total 3.038 meter dengan total 38 jembatan tersebar di Pulau Jawa. Nilai investasi proyek ini diperkirakan mencapai Rp2,37 triliun dan ditargetkan juga bakal lelang pada kuartal IV/2020 mendatang.

BKPM menyatakan bakal terus mendukung usaha Kementerian PUPR dalam melaksanakan pembangunan nasional dengan skema KPBU melalui kegiatan promosi dan market sounding seperti yang sudah berjalan saat ini.

Dengan aktifitas tersebut, penanggung jawab proyek atau pemerintah bisa melihat minat serta antusiasme dari pelaku bisnis dalam merespons rencana pembangunan nasional.

"Kami juga mendukung dengan berbagai program keringanan bagi investor seperti keringanan fiskal dan lain-lain. Semuanya bisa diakses melalui online single submission [OSS]," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bkpm proyek infrastruktur
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top