Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Terra Drone Survei Jalur transmisi Listrik PLN di Sulawesi

Terra Drone Indonesia melakukan survei udara untuk manajemen vegetasi jalur transmisi listrik menggunakan drone. Pekerjaan tersebut dilakukan pada jalur transmisi listrik milik PLN dengan total panjang koridor 30 km di Sulawesi.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 30 September 2020  |  17:58 WIB
Jalur transmisi listrik di hutan dapat diketahui kondisinya secara aktual tanpa mengharuskan personel untuk terjun langsung ke lapangan.  - Terra Drone Indonesia
Jalur transmisi listrik di hutan dapat diketahui kondisinya secara aktual tanpa mengharuskan personel untuk terjun langsung ke lapangan. - Terra Drone Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Terra Drone Indonesia melakukan survei udara untuk manajemen vegetasi jalur transmisi listrik menggunakan drone. Pekerjaan tersebut dilakukan pada jalur transmisi listrik milik PLN dengan total panjang koridor 30 km di Sulawesi.

Michael Wishnu Wardana, Managing Director Terra Drone Indonesia, mengatakan salah satu tujuan dari pekerjaan survei tersebut adalah untuk memastikan jalur listrik milik PLN tidak terganggu dari objek-objek sekitarnya ataupun risiko yang akan timbul dari cuaca buruk.

"Mulainya musim hujan disertai angin kencang di beberapa wilayah di Indonesia dapat menimbulkan risiko pohon tumbang dan menimpa jalur transmisi listrik, sehingga menyebabkan kerusakan hingga pemadaman listrik," katanya, Rabu (30/9/2020).

Jalur transmisi listrik milik PLN yang berada di hutan tidak sama dengan jalur transmisi listrik di area permukiman. Jalur transmisi tersebut menghubungkan wilayah-wilayah utama dalam provinsi. Jika adanya gangguan maka satu provinsi kemungkinan akan terkena dampak.

Selain itu, jalur transmisi listrik di tengah hutan tidak terpantau secara langsung oleh manusia. Cara yang biasa dilakukan oleh PLN untuk memantau transmisi listrik di tengah hutan ialah dengan menerjunkan langsung personil untuk menyusuri hutan.

Cara tersebut kurang efisien karena membutuhkan waktu lama, kondisi lapangan yang berat dan cuaca yang tidak menentu. Titik kerusakan pada jalur transmisi listrik pun akan terlambat untuk diketahui, sehingga penanganannya pun akan memakan waktu lebih lama.

Jalur transmisi listrik di hutan dapat diketahui kondisinya secara aktual tanpa mengharuskan personel untuk terjun langsung ke lapangan. Data yang dihasilkannya pun sangat jelas dan terperinci. Jika terdapat objek-objek yang terlalu dekat dengan transmisi listrik, para personel lapangan dapat langsung menuju titik tersebut untuk melakukan penanganan.

Kegiatan survei untuk manajemen vegetasi pun dapat dilakukan lebih sering dan berkala karena drone dapat mengambil data di area luas dalam sekali terbang, dengan biaya yang lebih terjangkau.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Drone
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top