Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PT Timah (TINS) Bakal Menambang Lagi di Singkep

Pada masa kolonial, PT Timah pernah beroperasi di wilayah Singkep.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 30 September 2020  |  05:38 WIB
Pekerja menghitung timah batangan di salah satu pabrik di Kepulauan Bangka Belitung. Bisnis - Endang Muchtar
Pekerja menghitung timah batangan di salah satu pabrik di Kepulauan Bangka Belitung. Bisnis - Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA — PT Timah Tbk. (TINS) berencana kembali melakukan penambangan di wilayah Dabo Singkep, Lingga, Kepulauan Riau.

Direktur Utama PT Timah Tbk. (TINS) Mochtar Riza Pahlevi Tabrani mengatakan bahwa saat ini perusahaan tengah mengajukan permohonan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk memperoleh izin usaha pertambangan (IUP) eksplorasi di wilayah tersebut.

"Prosesnya masih di Ditjen Minerba. Kami sedang menunggu persetujuan untuk melakukan program eksplorasi di Dabo Singkep," ujar Riza dalam rapat dengar pendapat di Komisi VII DPR RI, Selasa (29/9/2020).

Sayangnya, Riza tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai rencana eksplorasinya tersebut.

Pada masa kolonial, PT Timah pernah beroperasi di wilayah Singkep, sebelumnya bernama NV Singkep Tin Exploitatie Maatschappij (NV SITEM) dan kemudian pengoperasiannya berakhir pada 1992. Dulunya wilayah Singkep terkenal sebagai salah satu wilayah penghasil timah terbesar.

Mengutip laman resmi Pemkab Lingga, pada November tahun lalu, pihak PT Timah telah memulai pembahasan rencana eksplorasi di Pulau Singkep dengan Pemerintah Kabupaten Lingga. Terdapat tiga titik yang diajukan sebagai IUP eksplorasi dengan total luas wilayah sekitar 9.812,42 hektare.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

timah
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top