Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kementerian PUPR Rampungkan Pembangunan Rusun Santri di Bima

Kementerian PUPR merampungkan pembangunan rumah susun di Pondok Pesantren Al Madinah agar dapat dikelola, dijaga kebersihannya, dan dimanfaatkan.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 26 September 2020  |  16:51 WIB
Ilustrasi gedung Kementerian PUPR. - Dok. pu.go.id
Ilustrasi gedung Kementerian PUPR. - Dok. pu.go.id

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merampungkan pembangunan rumah susun di Pondok Pesantren Al Madinah di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Kami siap membantu peningkatan kualitas pendidikan bagi generasi muda termasuk para santri yang sedang menuntut ilmu di Pondok Pesantren. Salah satunya dengan menyediakan Rusun sebagai asrama bagi santri yang mondok dengan fasilitas yang memadai," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengutop siaran resmi, Sabtu (26/9/2020).

Khalawi menerangkan, pembangunan rusun untuk para santri telah dilaksanakan Kementerian PUPR sejak lama. Untuk itu, dirinya juga berharap rusun yang telah dibangun dapat dikelola, dijaga kebersihannya, dan dimanfaatkan segala fasilitasnya untuk meningkatkan kualitas sumber daya air manusia di lingkungan Ponpes.

Khalawi menerangkan, Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Wilayah Nusa Tenggara I telah selesai melaksanakan pembangunan rusun di Pondok Pesantren Al-Madinah yang berada di Desa Kenanga, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima.

Pembangunan rusun tersebut merupakan bagian dari program sinergitas antara Kementerian PUPR dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) serta Kementerian/Lembaga (K/L) terkait lainnya.

Plt. Direktur Rusun Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Maryoko Hadi menambahkan, Kementerian PUPR sangat bangga dan senang bisa ikut dilibatkan dalam tim sinergitas BNPT dan akan mendukung pembangunan di Provinsi NTB.

“Kami berharap rusun ini bermanfaat bagi para santri dan mendukung pendidikan karakter di lingkungan Ponpes. Dengan tinggal di Rusun ini para santri untuk lebih giat belajar agar menjadi generasi muda yang unggul dan berakhlak mulia untuk bangsa dan negara,” tambah Maryoko.

Kepala BNPT Boy Rafli Amar juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut andil dalam mengsukseskan program ini terlebih Kementerian PUPR yang telah membangun tempat tinggal yang sangat baik bagi para santri di Ponpes Al Madinah.

Sebagai informasi, Kementerian PUPR melalui SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi NTB mengalokasikan dana anggaran sebesar Rp2,35 miliar untuk membangun rusun di Ponpes Al Madinah di Bima.

Rusun tersebut dibangun sebanyak satu tower setinggi dua lantai dengan luas bangunan 393,6 meter persegi. Adapun, unit hunian di Rusun tersebut dibangun dengan tipe barak sebanyak empat barak dan dapat menampung sekitar 56 santri.

Guna menambah kenyamanan para santri selama tinggal di Rusun tersebut, Kementerian PUPR telah melengkapi Rusun tersebut dengan berbagai fasilitas seperti tempat tidur susun sebangak tujuh buah per barak, kamar mandi sebanyak empat buah di setiap lantai, tempat wudhu dan tandon air kapasitas 5.500 liter, instalasi listrik, lemari pakaian dan Prasana Sarana dan Utilitas (PSU).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur Kementerian PUPR
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top