Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tony Fernandes: Bisnis Digital Jadi Fokus Utama AirAsia

AirAsia menegaskan bisnis digital telah menjadi fokus utama maskapai yang sudah dimulai sejak 2 tahun lalu karena memiliki mimpi besar untuk menjadi super app.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 25 September 2020  |  07:22 WIB
Armada AirAsia parkir di Kuala Lumpur International Airport 2 (KLIA 2) di Sepang, Malaysia, Senin (24/8/2020). - Bloomberg/Samsul Said
Armada AirAsia parkir di Kuala Lumpur International Airport 2 (KLIA 2) di Sepang, Malaysia, Senin (24/8/2020). - Bloomberg/Samsul Said

Bisnis.com, JAKARTA – AirAsia menegaskan diversifikasi bisnisnya ke sektor digital bukan semata-mata sebagai rencana alternatif yang disusun akibat pandemi Covid-19, tetapi memang sudah menjadi rencana yang dimulai dua tahun lalu.

CEO AirAsia Tony Fernandes mengatakan saat ini diversifikasi bisnis ke sektor digital dipercepat karena memang terdapat waktu yang tepat untuk melanjutkannya. AirAsia memiliki mimpi besar menjadi Super App di kawasan Asia Tenggara.

“Ini selalu menjadi plan A, bukan plan B. Fokus kami adalah memperkuatnya di jaringan wilayah Asean untuk menjadi Asean supper app. Sementara dari sisi penerbangan kami tetap yakin akan kembali pulih dari domestik,” jelasnya dalam diskusi virtual, Kamis (24/9/2020).

Tony mengaku tidak mengetahui seperti apa nantinya masa depan bisnis angkutan penumpang maupun barang dengan pesawat pasca pandemi Covid-19. Namun, maskapai bertarif hemat tersebut tetap menambah rutenya di beberapa negara, contohnya telah membuka dua rute domestik baru di Thailand.

Dia yakin rute pendek atau domestik memiliki peluang untuk pulih lebih cepat dibandingkan dengan internasional. Hal tersebut tercermin dari tingkat okupansi yang sudah mencapai batas maksimal di beberapa rute domestik Thailand dan Malaysia.

“Business travel, penerbangan antar benua, first class travel, akan membutuhkan waktu lama untuk bangkit,” ujarnya.

AirAsia Digital telah melakukan rebranding menjadi merek digital badan usaha dari Grup AirAsia yang sebelumnya dikenal sebagai RedBeat Ventures yang diluncurkan pada 2018.

AirAsia Digital memanfaatkan aset fisik dan digital Grup dalam ekosistem bisnis yang terhubung dengan pelanggannya. Alhasil AirAsia menjadi perusahaan digital yang lebih lengkap ketimbang sekedar maskapai penerbangan.

Fokusnya adalah pengembangan, inkubasi, dan percepatan perusahaan yang berpotensi untuk memaksimalkan pendapatan atau menghasilkan aliran pendapatan baru secara berkelanjutan. Kemudian mengelola biaya dengan lebih baik melalui peningkatan efisiensi dan produktivitas atau meningkatkan pengalaman pelanggan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

airasia teknologi maskapai penerbangan
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top