Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

AirAsia Mulai Ekspansi ke Bisnis Digital

AirAsia mulai merambah ke bisnis digital melalui AirAsia Digital yang memiliki tiga pilar utama, yakni Venture Builder, RedBeat Academy dan Data Center.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 25 September 2020  |  07:11 WIB
Tony Fernandes - Reuters/Vivek Prakash
Tony Fernandes - Reuters/Vivek Prakash

Bisnis.com, JAKARTA – AirAsia Group menjajal segmen baru di luar bisnis penerbangan, yakni ke ranah teknologi digital di bawah bendera AirAsia Digital.

CEO AirAsia Tony Fernandes memerinci melalui merek ini, AirAsia membangun tiga pilar bisnis utamanya yakni Venture Builder, RedBeat Academy dan Pusat Data atau Data Center.

"Venture Builder menjadi tempat AirAsia Digital mengerami dan menumbuhkan bisnis strategis, beberapa di antaranya merupakan pemisahan dari unit bisnisnya di Asia Tenggara. Tiga sektornya adalah aplikasi super, logistik dan e-commerce, hingga layanan keuangan," kata Tony, Kamis (24/9/2020).

Sementara itu dua pilar bisnis lainnya yakni RedBeat Academy adalah pusat pelatihan yang dibentuk bekerja sama dengan Google, untuk melatih dan menghasilkan sekelompok insinyur perangkat lunak, ilmuwan data, dan pakar digital lainnya di Asean.

Terakhir Data Center adalah pusat konsultasi data yang menyediakan berbagai layanan termasuk data tata kelola, rekayasa data, serta berbagai jenis analitik - deskriptif, diagnostik, prediktif dan preskriptif, dengan tujuan membantu perusahaan membuat keputusan analitis data yang lebih tepat.

Dia menjelaskan portofolio bisnisnya mencakup lima perusahaan, yakni AirAsia.com, sebuah platform untuk produk perjalanan dan gaya hidup. Beberapa penawaran termasuk Penerbangan (AirAsia dan maskapai lain), Hotel, SNAP (Paket Penerbangan & Hotel), Aktivitas, Penawaran, Mobilitas, Travel E-Commerce, Makanan, Wisata Medis, Media (Konten, Iklan & WiFi) serta produk keuangan dari afiliasi (BigPay, BIG Loyalty & Insurance).

Selanjutnya, Teleport, platform kargo dan logistik dari Grup AirAsia Berhad. Teleport menawarkan kargo, dengan total kapasitas kargo tahunan sebesar 1 miliar paket, pengirim layanan teleportasi, pengangkutan forwarder, agen kargo, platform e-commerce, dan klien bisnis ke seluruh Asia Tenggara.

“Kami juga memiliki BigPay, perusahaan fintech yang berfokus pada solusi pembayaran, pengiriman uang, pinjaman, yang juga segera menjadi pasar keuangan atau bank virtual,” ujarnya.

Ekosistem digital AirAsia lainnya adalah Biglife yakni program loyalitas di Asean dengan perjalanan komprehensif dan ekosistem gaya hidup.

Kemudian ada Santan yang pada mulanya sebagai layanan makanan dalam pesawat di penerbangan AirAsia. Santan memanfaatkan teknologi seperti kios pemesanan digital dan penawaran menu pintar. Pelanggan juga dapat memesan melalui situs web Santan, aplikasi seluler dan pengiriman mitra agar makanan mereka dikirim dengan nyaman.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

airasia teknologi maskapai penerbangan
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top