Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

24 Hotel Anggota PHRI Minat Beri Layanan Isolasi OTG Covid-19

Untuk penunjukkan lokasi isolasi OTG, PHRI seutuhnya memberi wewenang kepada Kementerian Kesehatan selaku pihak yang mengevaluasi.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 17 September 2020  |  20:20 WIB
Gandaria City, salah satu proyek andalan PT Pakuwon Jati Tbk di Jakarta. Proyek ini merupakan proyek mixed use yang terdiri dari pusat perbelanjaan, hotel, dan apartemen. - pakuwonjati.com
Gandaria City, salah satu proyek andalan PT Pakuwon Jati Tbk di Jakarta. Proyek ini merupakan proyek mixed use yang terdiri dari pusat perbelanjaan, hotel, dan apartemen. - pakuwonjati.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran mengemukakan telah ada 24 hotel anggota asosiasi yang menyatakan minat untuk menjadi lokasi isolasi orang tanpa gejala (OTG) Covid-19.

Hotel-hotel ini bakal dievaluasi oleh Dinas Kesehatan di daerah dan dicek kesiapannya dalam menjalankan protokol kesehatan.

“Kami membahas ini dengan pemerintah. Karena hotel yang menampung OTG tidak bisa dikunjungi tamu reguler, kami diskusikan win-win solution. Jadi hotel yang terpilih nanti dikontrak, berapa kebutuhannya karena tentu melihat kondisi ketersediaan di fasilitas pemerintah dulu. Jadi misal dibutuhkan langsung siap,” kata Maulana saat dihubungi, Kamis (17/9/2020).

Layanan isolasi mandiri disebut Maulana sudah diberikan industri perhotelan untuk masyarakat yang membutuhkan lokasi untuk karantina.

Layanan ini biasanya dimanfaatkan oleh pengunjung yang baru saja melakukan perjalanan dan tidak memiliki fasilitas isolasi pribadi. Dalam perkembangannya, strategi ini dinilai bisa menjadi pemberi napas bisnis perhotelan di tengah penurunan okupansi.

“Untuk isolasi biaya ditanggung sendiri sudah ada hotel yang memberi, tidak ada masalah. Masyarakat yang bisa mengakomodasi keperluan karantina biasanya memilih isolasi sendiri,” lanjutnya.

Maulana mengemukakan bahwa pelaku usaha perhotelan telah memiliki dasar untuk memberlakukan protokol kesehatan berangkat dari layanan isolasi mandiri tersebut.

Namun untuk penunjukkan lokasi isolasi OTG, PHRI seutuhnya memberi wewenang kepada Kementerian Kesehatan selaku pihak yang mengevaluasi.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan penggunaan hotel sebagai fasilitas isolasi mandiri OTG atau pasien dengan gejala ringan diharapkan bisa dimulai pada pekan depan.

Sejauh ini program akan berfokus di DKI Jakarta dan Bali untuk selanjutnya diterapkan di Jawa Barat, Sumatra Utara, dan Kalimantan Selatan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hotel covid-19
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top