Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemenparekraf Siapkan Rp100 Miliar untuk Isolasi 14.000 OTG di Hotel

Kemenparekraf bakal menggandeng Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) yang akan memberikan rekomendasi hotel untuk fasilitas isolasi.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 17 September 2020  |  18:37 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2019-2024 Wishnutama Kusubandio menyampaikan sambutan seusai serah terima jabatan dengan Menteri Pariwisata periode 2014-2019 Arief Yahya di Jakarta, Rabu (23/10/2019). Bisnis - Dedi Gunawan
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2019-2024 Wishnutama Kusubandio menyampaikan sambutan seusai serah terima jabatan dengan Menteri Pariwisata periode 2014-2019 Arief Yahya di Jakarta, Rabu (23/10/2019). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio menyatakan bahwa kementeriannya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk memfasilitasi isolasi mandiri orang tanpa gejala (OTG) Covid-19.

Langkah ini adalah tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo belum lama ini untuk menambah kapasitas pelayanan isolasi bagi warga yang terjangkit virus.

Wishnutama menjelaskan bahwa anggaran tersebut digunakan untuk menjamin fasilitas pasien tanpa gejala selama isolasi di hotel bintang 3. Layanan yang diberikan mencakup pemberian makanan minuman dan jasa laundry untuk karantina selama 14 hari.

“Jumlah fasilitas yang diberikan Kemenparekraf dapat menampung sekitar  14.000 orang mulai September sampai Desember untuk isolasi selama 14 hari per pasien,” kata Wishnutama dalam konferensi pers bersama Satgas Penanganan Covid-19 di Jakarta, Kamis (17/9/2020).

Wishnutama mengemukakan bahwa program ini untuk sementra akan berfokus di lima daerah yakni DKI Jakarta, Bali, Sumatra Utara, Jawa Barat, dan Kalimantan Selatan.

Dia pun menegaskan bahwa hotel yang ikut serta dalam program ini harus menjalankan protokol kesehatan yang diatur oleh Kementerian Kesehatan dan tidak menerima tamu umum.

“Kami bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan industri hotel untuk pemberian fasilitas. Saya tegaskan hotel yang ikut serta harus dapat menerapkan protokol kesehatan yang sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan agar tidak menciptakan kluster baru,” terang Wishnutama.

Dalam hal ini, dia mengemukakan bahwa Kemenparekraf bakal menggandeng Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) yang akan memberikan rekomendasi hotel untuk fasilitas isolasi.

Rekomendasi ini akan diseleksi oleh Kementerian Kesehatan untuk selanjutnya ditindaklanjuti. Kementerian Kesehatan pun bakal turut terlibat dalam pemantauan menyediakan tenaga kesehatan dan keperluan penanganan pasien seperti obat-obatan dan ambulans.

“Sejauh ini hotel yang sudah siap ada Ibis Hotel, Pop Hotel, Mercure, dan Novotel untuk wilayah Jabodetabek. Di Bali ada Ibis dan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan ada Novotel. Kami juga membuka kesempatan untuk hotel lain berpartisipasi, namun kembali saya tegaskan harus menerapkan protokol kesehatan,” kata dia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hotel covid-19
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top