Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Bisnis yang Kebanjiran Permintaan Saat Covid-19 

Meski mendapatkan berkah dari adanya pandemi ini, proporsinya terhadap total pelaku usaha yang disurvei BPS sangat kecil.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 15 September 2020  |  12:34 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto memberikan keterangan saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (1/7 - 2020).
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto memberikan keterangan saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (1/7 - 2020).

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan sejumlah pelaku usaha baik usaha mikro maupun besar mengaku kebanjiran permintaan selama pandemi Covid-19.

Dalam laporan Survei Dampak Covid-19 terhadap Pelaku Usaha yang dilakukan BPS selama 10-26 Juli 2020, masih ada pelaku usaha yang melaporkan peningkatan kapasitas produksi dibandingkan periode sebelum Covid-19.

“Untuk komoditas makanan dan minuman berupa frozen food dan jamu, minuman, penjualan masker, sepeda, dan ada jasa layanan internet dan internet provider,” kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers daring, Selasa (15/9/2020).

Meski mendapatkan berkah dari adanya pandemi ini, proporsinya terhadap total pelaku usaha yang disurvei BPS sangat kecil.

Jika dirinci, pelaku usaha yang melaporkan adanya peningkatan produksi di kalangan usaha mikro dan kecil hanya 0,5 persen. Tak jauh berbeda, pelaku usaha besar yang mengaku mendapatkan kenaikan permintaan juga di angka 0,5 persen.

Sementara itu, mayoritas responden baik dari usaha mikro dan kecil (59,8 persen) serta besar (49,4 persen) melaporkan bahwa usahanya masih beroperasi normal di tengah pandemi.

Pada survei ini, BPS berhasil mewawancarai sekitar 34.559 dengan proporsi 80 persen merupakan usaha mikro dan kecil.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bps Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top