Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Driver Ojol Ugal-ugalan? Gojek Bakal Awasi Pakai Aplikasi Ini

Gojek berniat menggunakan aplikasi Distracted Driver Detector untuk mengawasi perilaku mitra pengemudi dalam berkendara.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 09 September 2020  |  19:38 WIB
Pengemudi ojek online melintas di kawasan Mayestik, Jakarta, Rabu (18/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengemudi ojek online melintas di kawasan Mayestik, Jakarta, Rabu (18/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) berniat menggunakan aplikasi Distracted Driver Detector, untuk membuat perilaku pengendara atau mitra Gojek lebih tertib.

Syafri Bahar, VP of Data Science Gojek mengatakan, solusi yang dihadirkan oleh para pemenang program Bangkit, berpotensi untuk dikerjasamakan dengan Gojek. Salah satunya adalah solusi aplikasi pendeteksi pengendara atau Distracted Driver Detector.

Menurutnya, dengan solusi tersebut Gojek dapat membaca perilaku pengendara selama mengemudi. Hasil dari pembacaan perilaku tersebut akan menjadi bahan evaluasi Gojek.

“Dengan data-data telemetri nantinya kami bisa mengetahui pola mengemudi mitra seperti apa, sehingga Gojek bisa memberi pemberitahuan dan peringatan jika ada indikasi pengemudi ugal-ugalan,” kata Syafri dalam acara webinar “Wisuda Bangkit” Rabu (9/9/2020).

Sekadar catatan, Distracted Driver Detector merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Joko, Eliyanto, salah seorang dengan ide terbaik dalam program Bangki, yaitu sebuah program edukasi digital hasil kolaborasi Google, Gojek, Traveloka dan Tokopedia.

Aplikasi ini dibuat berangkat dari Joko dan kedua temannya melihat angka kecelakaan di Indonesia yang jumlahnya makin bertambah, diantaranya adalah kecelakaan yang disebabkan oleh kelalaian pengemudi.

Selain itu, kata Syafri, Gojek berpeluang untuk menggunakan mengembangkan fitur aplikasi lulusan Bangkit lainnya yaitu Ingredients Classification di Gofood.

Dengan aplikasi tersebut nantinya pengguna Gofood dapat memperoleh informasi mengenai makanan-makanan yang bermanfaat bagi pengguna sehingga mereka tertarik untuk memesan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gojek Ojek Online
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top