Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Genjot Ekspor, e-Commerce Perlu Disesuaikan

Pelarangan masuk bagi WNI di sejumlah negara dinilai memukul sektor ekspor dalam negeri, termasuk eksportir dari segmen usaha mikro dan menengah yang tengah digenjot oleh pemerintah. 
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 09 September 2020  |  20:30 WIB
Ilustrasi e-commerce - CC0
Ilustrasi e-commerce - CC0

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemanfaatan platform dagang-el atau e-commerce dinilai memerlukan penyesuaian produk guna menggenjot kegiatan ekspor Tanah Air di tengah ramainya pelarangan masuk bagi WNI di sejumlah negara.

Sekretaris Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) Toto Dirgantoro mengatakan pemanfaatan platform dagang-el hanya dapat optimal bagi ekspor sejumlah produk, seperti rempah-rempah dan pangan.
 
"Namun, untuk produk furnitur perlu dipersiapkan betul agar bisa optimal. Untuk satu kursi saja, harus ditampilkan sedetil-detilnya agar orang bisa melihat produk yang dijual," ujar Toto kepada Bisnis, Rabu (9/9/2020).
Selain itu, peran pemerintah dalam memfasilitasi eksportir di platform dagang-el juga vital. Pemerintah, kata Toto, diminta untuk mendorong Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di negara-negara target ekspor agar gencar dalam memasarkan produk buatan dalam negeri.
 
Dengan demikian, eksportir Tanah Air dapat memetakan peluang terkait dengan kegiatan ekspor yang dimiliki.
 
Selanjutnya, dia menjelaskan pelarangan masuk bagi WNI di sejumlah negara memukul sektor ekspor dalam negeri, termasuk eksportir dari segmen usaha mikro dan menengah yang tengah digenjot oleh pemerintah. 
"Ekspor terhambat karena pelarangan tersebut. Pelarangan ini sangat berdampak terhadap perdagangan internasional Tanah Air. Jadinya, meskipun tidak begitu signifikan, pemanfaatan platform dagang-el bisa menjadi opsi untuk saat ini," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor marketplace covid-19
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top