Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BKPM Optimistis Denyut Investasi Membaik di Semester Kedua Tahun Ini

Pasalnya, BKPM melihat meski kegiatan usaha terhenti selama pandemi, rencana ekspansi bisnis tetap berjalan.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 02 September 2020  |  18:54 WIB
Presiden Joko Widodo (kanan) meninjau layanan konsultasi Online Single Submission (OSS) BKPM di PTSP BKPM Jakarta, Senin (14/1/2019). - ANTARA/Wahyu Putro
Presiden Joko Widodo (kanan) meninjau layanan konsultasi Online Single Submission (OSS) BKPM di PTSP BKPM Jakarta, Senin (14/1/2019). - ANTARA/Wahyu Putro

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) optimistis aliran investasi kembali membaik pada dua kuartal terakhir tahun ini, setelah mengalami pada semester I/2020.

Realisasi investasi pada semester I/2020 sebesar 1,8 persen. BKPM mencatat capaian tersebut terdiri atas penanaman modal asing (PMA) -8,1 persen dan penerimaan dalam negeri (PMDN) 13,2 persen.

Direktur Fasilitas Promosi Daerah BKPM, Indra Darmawan mengatakan bahwa pada dua kuartal terakhir di 2020, lembaganya optimistis investasi akan membaik. Pasalnya, BKPM melihat meski kegiatan usaha terhenti selama pandemi, rencana ekspansi bisnis tetap berjalan.

Kebijakan pemerintah agar semua orang luar tidak bisa masuk ke Indonesia, BKPM membuat kesepahaman bersama (Mou) dengan Direktorat Jenderal Imigrasi dan Kementerian Tenaga Kerja.

“Untuk siapa saja yang masih perlu ke Indonesia untuk urus ekspansi bisnis, itu bisa dikasi rekomendasi oleh BKPM,” katanya melalui diskusi virtual, Rabu (2/9/2020).

Dampaknya, Indra menjelaskan bahwa BKPM mencatat telah menerbitkan rekomendasi untuk 470 perusahaan. Jumlah itu mencakup 3.000 teknisi dan eksekutif.

“Artinya kegiatan itu ada. Sebagian mereka butuh ke Indonesia untuk teruskan usaha dan itu akan berbuah di triwulan III dan IV,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi bkpm
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top