Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mulan Jameela Minta Pertamina Kaji Penghapusan Premium

Mulan mengusulkan agar Pertamax bisa dijual seharga Premium atau Pertalite kepada masyarakat jika memungkinkan.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 01 September 2020  |  13:04 WIB
Mulan Jameela. - ANTARA/Moch Asim
Mulan Jameela. - ANTARA/Moch Asim

Bisnis.com, JAKARTA — Mulan Jameela, Anggota Komisi VII DPR meminta agar PT Pertamina (Persero) untuk mengkaji kembali rencana penghapusan bahan bakar minyak (BBM) Ron 88 atau Premium.

Dalam sesi pembahasan pada rapat dengan pendapat Komsisi VII DPR dengan Pertamina, Senin (31/8/2020), Mulan mencecar Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dengan pertanyaan sejauh mana perusahaan migas BUMN itu mengkaji rencana tersebut.

Mulan pun mempertanyakan apakah Pertamina telah memikirkan dampak dari penghapusan Premium dan Pertamax nantinya kepada masyarakat luas.

“Saat ini sedang mengalami ujian pandemi Covid-19 karena apabila Premium dan Pertalite dihapus tentu akan berdampak yang tidak baik untuk masyarakat,” katanya.

Selain itu, Mulan mengusulkan agar Pertamax bisa dijual seharga Premium atau Pertalite kepada masyarakat jika memungkinkan.

“Masukan saja dari saya mungkin apabila betul benar Premium dan Pertalite dihapus apa memungkinkan harga Pertamax ini bisa diturunkan, mungkin bisa jadi sama dengan Premium mungkin ini insyallah bisa jadi solusi," ucapnya.

Sementara itu, Nicke megatakan, pihaknya meninjau penggunaan BBM oktan rendah yakni di bawah 91 sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Nomor 20 Tahun 2017.

Nicke menjelaskan bahwa hanya tujuh7 negara di dunia pada saat ini yang masih menggunakan BBM dengan oktan rendah yakni Bangladesh, Kolombia, Mesir, Mongolia, Ukraina, Uzbekistan, dan Indonesia.

"Kami akan mencoba melakukan pengelolaan hal ini karena sebetulnya Premium dan Pertalite ini porsi konsumsinya yang paling besar. Kita perlu mendorong bagaimana konsumen yang mampu beralih ke BBM ramah lingkungan," jelasnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina mulan jameela
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top