Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Belanja Iklan Luar Ruangan Diperkirakan Belum Pulih Paruh Kedua 2020

Ada dua pemicu, pemasang iklan yang mengurangi anggaran belanja dan pajak.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 26 Agustus 2020  |  00:36 WIB
Ilustrasi. - Antara
Ilustrasi. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Belanja iklan Media Luar Griya (MLG) diperkirakan belum akan menunjukkan pergerakan positif pada semester II/2020.

Ketua AMLI DKI Jakarta Nuke Mayashapiran mengatakan hal tersebut disebabkan oleh dua hal; pertama pemasang iklan yang mengurangi anggaran belanja iklan MLG; kedua, pengenaan pajak reklame untuk penayangan iklan MLG.

"Sehingga harga penayangan iklan MLG menjadi sangat tinggi pada situasi ekonomi sekarang yang tidak kondusif," kata Nuke kepada Bisnis, Selasa (25/8/2020).

Menurutnya, tantangan terberat bagi industri periklanan luar ruangan tersebut adalah ketidakberpihakan peraturan pemerintah daerah atau provinsi kepada para pemasang iklan serta penyelenggara reklame MLG.

"Peraturan yang berlaku sekarang hanya sepihak kepentingan Pemerintah, lebih banyak melarang daripada mengatur, menata dan mengendalikan reklame MLG dan industri MLG," sambungnya.

Pemerintah, lanjutnya, diharapkan dapat mempermudah dan mempercepat proses perijinan serta memberi keringanan retribusi dan pajak reklame.

Dengan demikian, harga penayangan dapat turun dan para pemasang reklame dengan anggaran yang terbatas masih dapat menayangkan program promosi di media MLG.

Selain itu, penataan dan pengendalian bangunan reklame MLG yang baik, penyelenggaraan yang diatur dengan Peraturan Daerah yang kondusif, diharapkan dapat memberikan efek positif.

Namun demikian, semuanya dinilai akan sangat bergantung kepada penanganan pandemi Covid-19.

"Jika vaksin Covid-19 bisa mulai beredar pada 2020, maka sentimen positif diharapkan terjadi. Disamping itu, anggaran pemerintah kalau bisa segera cair maksimal pada tahun 2020. Ini tentu akan menjadi faktor pendorong yang akan berdampak positif kepada belanja iklan," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemasaran periklanan
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top