Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Miris, Angkutan Bus AKAP Masih Sepi Penumpang

BPTJ menyebut jumlah penumpang bus AKAP di beberapa terminal yang dikelola masih belum mengalami kenaikan yang signifikan usai libur Iduladha.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 25 Agustus 2020  |  16:04 WIB
Suasana sepi di area keberangkatan antar kota Terminal Pulo Gebang, Jakarta, Jumat (24/4/2020). Pengelola Terminal Pulogebang menutup operasional layanan bus antar kota antar provinsi (AKAP) mulai 24 April 2020, setelah berlakunya kebijakan larangan mudik dari pemerintah. ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A
Suasana sepi di area keberangkatan antar kota Terminal Pulo Gebang, Jakarta, Jumat (24/4/2020). Pengelola Terminal Pulogebang menutup operasional layanan bus antar kota antar provinsi (AKAP) mulai 24 April 2020, setelah berlakunya kebijakan larangan mudik dari pemerintah. ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA – Peningkatan pergerakan penumpang yang cukup signifikan dengan moda transportasi kereta api belum terjadi untuk angkutan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Kabag Humas Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Budi Raharjo mengatakan terdapat peningkatan rata-rata penumpang sejak 14-20 Agustus 2020 tetapi tidak signifikan. Kondisi ini terjadi dialami di terminal bus di bawah BPTJ yaitu Baranangsiang Bogor, Poris Plawad Tangerang, Jatijajar Depok dan Pondok Cabe Tangsel.

“Segmentasi masyarakat yang menggunakan angkutan umum Bus AKAP bisa saja tidak pulang kampung karena mereka sudah pulang kampung pada libur Iduladha tempo hari,” jelasnya, Selasa (25/8/2020).

Budi menyampaikan selama Agustus rata rata penumpang yang berangkat melalui Terminal Poris Plawad setiap hari sebanyak 308 penumpang. Sementara pada masa libur panjang mulai 14-20 Agustus 2020 rata-rata penumpang sebanyak 323 penumpang setiap hari. Angka ini naik 4,8 persen jika dibandingkan dengan rata rata harian selama bulan Agustus.

Dia melanjutkan selama Agustus rata rata penumpang yang berangkat melalui Terminal Pondok Cabe setiap hari sebanyak 46 penumpang. Sementara pada masa libur panjang mulai 14 Agustus 2020 hingga 20 Agustus 2020, rata- rata penumpang sebanyak 48 penumpang setiap hari.

Angka ini hanya naik 4,3 persen jika dibandingkan dengan rata rata harian selama Agustus. Selama agustus rata rata penumpang yang berangkat melalui Terminal Jatijajar setiap hari sebanyak 316 penumpang.

Pada masa libur panjang mulai 14 Agustus 2020 hingga 20 Agustus 2020 rata rata penumpang sebanyak 364 penumpang setiap hari. Naik 15 persen jika dibandingkan dengan rata rata harian selama Agustus.

Selama Agustus rata rata penumpang yang berangkat melalui Terminal Baranangsiang setiap hari sebanyak 328 penumpang.

Pada masa libur panjang mulai 14-20 Agustus 2020 rata-rata penumpang sebanyak 357 penumpang setiap hari. Jumlah ini naik 8,8 persen jika dibandingkan dengan rata rata harian selama Agustus.

“Perbandingan yang terasa dapat dilakukan dengan moda transportasi lain, termasuk kemungkinan peningkatan penggunaan kendaraan pribadi dan moda kereta api,” imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

transportasi bus terminal bus
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top