Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pandemi Membawa Berkah kepada Bisnis Layanan Jasa Kurir

Sampai saat ini bisnis kurir tetap mengalami peningkatan karena keadaan pandemi justru membuat makin banyak konsumen untuk berbelanja daring.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 19 Agustus 2020  |  03:26 WIB
Ilustrasi jasa kurir
Ilustrasi jasa kurir

Bisnis.com, JAKARTA — Selama pandemi, layanan jasa kurir justru melakukan perekrutan karyawan tambahan untuk mempertahankan kualitas layanannya selama periode Lebaran dan mempersiapkan periode sibuk akhir tahun.

CEO J&T Express Robin Lo mengatakan bahwa pada masa pandemi ini perusahaan berfokus menjaga kualitas layanan supaya arus pengiriman barang tetap terjaga. Oleh karena itu, perusahaan tidak melakukan pengurangan jumlah pekerja sama sekali.

“Untuk pekerja sendiri kami tidak ada pengurangan karyawan sama sekali, kami justru merekrut pekerja tambahan saat peak season Lebaran dan untuk peak season mendatang,” jelasnya kepada Bisnis, Selasa (18/8/2020).

Secara garis besar, Robin menjelaskan bahwa sampai saat ini bisnis kurir tetap mengalami peningkatan karena keadaan pandemi justru membuat makin banyak konsumen untuk berbelanja daring yang berdampak positif kepada jasa pengiriman.

Dia juga tetap menargetkan adanya peningkatan kinerja hingga akhir tahun ini yang didukung melalui program harbolnas dan promo akhir tahun seperti biasanya.

Perusahaan juga masih menjalankan program CSR untuk membantu penanganan Covid-19 sehingga ekspansi saat ini belum banyak dilakukan. Terlebih pada tahun ini perusahaan juga baru membuka di Singapura dan Kamboja.

"Jadi, saat ini masih mengembangkan saja yang sudah exisiting dan berusaha maksimalkan pelayanan untuk pelanggan,"tekannya.

J&T mencatat trafik pengiriman pada Ramadan mencapai 3 juta paket per hari atau naik 50 persen dibandingkan dengan pada Ramadan tahun. Sebagian besar barang yang dikirim masih seputar produk fashion, kecantikan, aksesori, dan alat kesehatan.

Country Head Ninja Xpress Ignatius Eric Saputra mengatakan bahwa perusahaannya berfokus untuk meningkatkan layanan pengiriman agar kepada konsumen.

Selain itu, Ninja Xpress juga melakukan pendekatan kepada pemilik UMKM yang selama ini menjadi konsumennya melalui Ninja Academy.

Saat ini Ninja Academy dilakukan secara daring melalui webinar dan akan memperluas kota-kota yang dapat menggunakan salah satu offline program Ninja Academy yaitu Creative hub ke area Bandung dan Bogor.

"Sampai saat ini, bisnis masih berjalan seperti biasanya dan tidak ada PHK yang dilakukan Ninja Xpress, "jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jasa kurir pandemi corona
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top