Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KemenkopUKM Gelar Pelatihan Pacu Pertumbuhan Ekonomi di Daerah

Dalam acara yang diikuti 150 pegiat koperasi dan pelaku UMKM se-Banyumas, Arif menjelaskan, kegiatan tersebut meliputi pelatihan perkoperasian bagi koperasi wanita, pelatihan kewirausahaan sektor pertanian/perkebunan dan perikanan/peternakan, pelatihan kewirausahaan perhutanan sosial, pelatihan peningkatan strategi bisnis wirausaha, serta pelatihan kewirausahaan bidang fesyen.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 15 Agustus 2020  |  19:33 WIB
Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenkop UKM Arif Rahman Hakim membuka pelatihan peningkatan kapasitas dan kualitas SDM Koperasi dan UMKM di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (15/8/2020).  - Dok. Kementerian Koperasi dan UMKM. .
Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenkop UKM Arif Rahman Hakim membuka pelatihan peningkatan kapasitas dan kualitas SDM Koperasi dan UMKM di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (15/8/2020). - Dok. Kementerian Koperasi dan UMKM. .

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM terus berupaya memacu percepatan pertumbuhan ekonomi di sejumlah daerah melalui berbagai kegiatan pelatihan bagi pegiat koperasi serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

"Pelatihan yang kami selenggarakan sekarang ini salah satu tujuannya adalah memacu percepatan pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah,” kata Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenkop UKM Arif Rahman Hakim, dalam pembukaan pelatihan peningkatan kapasitas dan kualitas SDM KUMKM di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (15/8/2020).

Dalam acara yang diikuti 150 pegiat koperasi dan pelaku UMKM se-Banyumas, Arif menjelaskan, kegiatan tersebut meliputi pelatihan perkoperasian bagi koperasi wanita, pelatihan kewirausahaan sektor pertanian/perkebunan dan perikanan/peternakan, pelatihan kewirausahaan perhutanan sosial, pelatihan peningkatan strategi bisnis wirausaha, serta pelatihan kewirausahaan bidang fesyen.

"Kemenkop UKM telah memilih daerah-daerah yang dijadikan sebagai lokasi kegiatan pelatihan yakni lima daerah wisata unggulan dan sejumlah daerah yang diidentifikasi sebagai pusat lahirnya wirausaha-wirausaha muda, salah satunya Purwokerto," papar Arif.

Arif menambahkan, dalam pelatihan tersebut pihaknya selalu menekankan agar pelaku optimistis, bersemangat, bisa bertahan, bangkit, dan tetap tumbuh, di tengah situasi serba sulit akibat pandemi Covid-19.

“Pelatihan ini kami desain untuk menjawab permasalahan-permasalahan yang memang ada sekarang ini, antara lain adalah permasalahan pemasaran yang menurunkan pemasaran mereka", ujar Arif.

Selain itu juga kesulitan-kesulitan di dalam mengakses ke sumber-sumber pembiayaan, keterampilan-keterampilan yang dibutuhkan untuk produk-produk tertentu yang permintaannya tumbuh pada masa pandemi seperti sekarang ini.

"Tapi, kami tidak hanya sebatas memberikan pelatihan. Kami juga melakukan pendampingan-pendampingan melalui Dinas Koperasi setempat," imbuhnya.

Lebih dari itu, lanjut Arif, ada juga pendampingan melalui layanan konsultasi yang dilaksanakan Smesco Indonesia. Misalnya, konsultasi dalam bidang pemasaran.

“Kami juga bersinergi dengan para pelaku atau pegiat pemberdayaan UMKM terutama marketplace yang sudah eksis sekarang ini, kami libatkan untuk melatih di bidang digitalisasi pemasaran,” kata Arif.

Arif mengatakan, pihaknya akan memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp12 juta bagi peserta terbaik yang mengikuti pelatihan tersebut.

Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyambut baik dengan digelarnya pelatihan kewirausahaan dan koperasi bagi pelaku UMKM. " Karena dalam kondisi pandemi Covid-19 pelaku UMKM bisa bertahan karena tidak mengandalkan bahan impor," kata Sedewo.

Menurutnya yang penting untuk mempertahankan usahanya pelaku UMKM dalam masalah pemasaran dan menjaga kualitas produknya. "Pemasaran dan menjaga kualitas produk itu sangat penting, agar pelaku UMKM tetap bertahan," ungkapnya.

Dewo, menambahkan pelatihan kewirausahan dan koperasi di Purwokerto digelar selama tiga hari diikuti 150 pelaku UMKM pilihan dari berbagi usaha yang ada di Banyumas. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm banyumas
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top