Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Anggaran Pendidikan 2021 Capai Rp549,5 Triliun, Buat Apa Saja?

Presiden Jokowi memaparkan penggunaan anggaran pendidikan 2021 yang mencapai Rp549,5 triliun atau 20 persen dari APBN.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 14 Agustus 2020  |  15:12 WIB
Siswa Sekolah Dasar didampingi orang tua melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan sistem daring pada hari pertama tahun ajaran baru 2020-2021 di Palembang, Sumatera Selatan, Senin (13/7/2020). Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pendidikan menginstruksikan sekolah untuk melakukan sistem PJJ di awal tahun ajaran baru hingga September mendatang sebagai antisipasi penyebaran COVID-19 di lingkungan sekolah. ANTARA FOTO - Feny Selly
Siswa Sekolah Dasar didampingi orang tua melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan sistem daring pada hari pertama tahun ajaran baru 2020-2021 di Palembang, Sumatera Selatan, Senin (13/7/2020). Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pendidikan menginstruksikan sekolah untuk melakukan sistem PJJ di awal tahun ajaran baru hingga September mendatang sebagai antisipasi penyebaran COVID-19 di lingkungan sekolah. ANTARA FOTO - Feny Selly

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah merancang anggaran pendidikan 2021 sebesar Rp549,5 triliun atau 20 persen dari APBN.

Total anggaran tersebut akan difokuskan untuk meningkatkan kualitas SDM, kemampuan adaptasi teknologi, peningkatan produktivitas melalui pengetahuan ekonomi di era industri 4.0.

"Pemerintah akan melakukan reformasi pendidikan melalui transformasi kepemimpinan kepala sekolah, transformasi pendidikan dan pelatihan guru, mengajar sesuai tingkat kemampuan siswa, standar penilaian global, serta kemitraan daerah dan masyarakat sipil," kata Presiden Joko Widodo dalam dalam sidang tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR dan DPD RI, Jumat (14/8/2020).

Sejumlah kebijakan lainnya di bidang pendidikan dijalankan melalui penguatan program vokasi dan kartu prakerja, penguatan penyelenggaraan PAUD, dan peningkatan efektivitas penyaluran bantuan pendidikan (BOS, PIP, dan LPDP).

Kemudian, percepatan peningkatan kualitas sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan, terutama untuk daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), serta penajaman KIP Kuliah dan pendanaan pendidikan tinggi.

Sementara itu, pemerintah juga akan melakukan pembiayaan investasi dengan anggaran sekitar Rp169,1 triliun. Pendanaan tersebut, salah satunya direncanakan digunakan untuk pembiayaan pendidikan.

Pemerintah ingin menjamin keberlangsungan program pendidikan bagi generasi berikutnya sebagai bentuk pertanggungjawaban antar-generasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi pendidikan
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top