Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kadin Curhat Sektor Usaha Juga Perlu Prioritas Pemerintah

Kadin menilai bahwa dunia usaha juga perlu menjadi prioritas di samping sektor padat karya dan UMKM yang terdampak pandemi Covid-19.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 14 Agustus 2020  |  14:19 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) menerima penghargaan dari Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani (kanan) pada acara HUT ke-50 Kadin di Jakarta, Senin (24/9/2018). - ANTARA/Muhammad Adimaja
Presiden Joko Widodo (kiri) menerima penghargaan dari Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani (kanan) pada acara HUT ke-50 Kadin di Jakarta, Senin (24/9/2018). - ANTARA/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Indonesia Rosan Perkasa Roeslani menilai bahwa dunia usaha juga perlu menjadi prioritas.

Rosan melihat bahwa urgensi saat ini ada di sektor padat karya dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak lebih besar oleh pandemi Covid-19 sehingga pemerintah perlu untuk menjadikan kedua sektor tersebut sebagai skala prioritas untuk dipulihkan.

Namun, selain berfokus pada sumber daya manusia (SDM), Rosan mengungkapkan bahwa dari sisi dunia usaha perlu mendapatkan bantuan. Hal ini dibutuhkan untuk menjaga ekosistem ekonomi di Tanah Air.

“Saat ini kehadiran pemerintah melalui berbagai program menjadi sangat penting, tetapi di satu sisi juga dari supply sidenya, dari dunia usaha juga perlu [bantuan] untuk bisa bertahan, termasuk UMKM seperti melalui peminjaman modal kerja, yang sebelumnya dijamin oleh pemerintah. Hal ini menjadi hal yang sangat krusial ke depan,” ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, Jumat (14/8/2020).

Menurutnya, kebijakan pemerintah untuk mengatasi pandemi Covid-19 terus membaik. Namun, kecepatan implementasi masih menjadi perhatian yang perlu didorong kembali.

“Karena, kalau program [berjalan] baik, tetapi implementasinya tersendat, maka program tersebut tidak akan maksimal. Dan pemulihan baik dari sektor kesehatan dan ekonomi ini akan menjadi lebih panjang dan memakan biaya yang makin besar,” ujarnya.

Sekadar catatan, melalui Pidato Kenegaraan tahun ini, Presiden Jokowi mengibaratkan perekonomian negara -negara di dunia yang tengah tertekan akibat pandemi Covid-19 seperti komputer yang sedang macet.

"Ibarat komputer, perekonomian semua negara saat ini sedang macet, sedang hang. Semua negara harus menjalani proses mati komputer sesaat, harus melakukan restart, harus melakukan rebooting," papar Jokowi dalam pidato kenegaraan di Sidang Paripurna DPR/MPR, Jumat (14/8/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi kadin
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top