Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Tiga Lapangan Usaha Penyumbang PDB Kuartal II/2020

BPS mencatat tiga lapangan usaha penyumbang pertumbuhan PDB Indonesia adalah pertanian, informasi dan komunikasi, serta pengadaan air.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  11:53 WIB
Petani memikul benih padi yang akan di tanam pada lahan pertanian di Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (5/5 - 2020). Kementerian Pertanian tengah mempersiapkan kerja sama dengan BUMN dalam cetak sawah seluas 600.000 hektare, yang terdiri dari 400.000 hektare lahan gambut dan 200.000 hektare lahan kering sebagai antisipasi kekeringan dan ancaman kelangkaan pangan. / Antara
Petani memikul benih padi yang akan di tanam pada lahan pertanian di Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (5/5 - 2020). Kementerian Pertanian tengah mempersiapkan kerja sama dengan BUMN dalam cetak sawah seluas 600.000 hektare, yang terdiri dari 400.000 hektare lahan gambut dan 200.000 hektare lahan kering sebagai antisipasi kekeringan dan ancaman kelangkaan pangan. / Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat lapangan usaha pertanian menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada triwulan II/2020 yang mengalami kontraksi sebesar -4,19 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto mengatakan hanya ada tiga lapangan usaha yang mencatatkan pertumbuhan positif, yakni pertanian, informasi dan komunikasi, serta pengadaan air.

"Dari 17 lapangan usaha, hanya 3 sektor yg masih tumbuh positif yaitu pertanian, informasi dan komunikasi, serta pengadaan air," kata Suhariyanto, Rabu (5/8/2020).

Dia menyebutkan pertumbuhan lapangan usaha pertanian sebesar 16,24 persen, lapangan usaha informasi dan komunikasi 3,44 persen, sedangkan pengadaan air hingga 1,28 persen.

Sebelumnya, BPS juga mencatat pertumbuhan ekonomi kuartal II/2020 terkontraksi sebesar 5,32 persen (yoy) dibandingkan dengan pada periode sama tahun lalu sebesar 5,07 persen.

Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia berdasarkan harga konstan pada kuartal II/2020 sebesar Rp2.589,6 triliun.

"Kalau dibandingkan dengan kuartal I/2020, maka ekonomi Indonesia mengalami kontraksi -4,19 persen," ujarnya.

Sementara itu, kumulatifnya pada semester I/2020 mencapai 1,26 persen. Menurut Suhariyanto, efek domino Covid-19 di mulai dari masalah kesehatan hingga merembet ke masalah sosial dan ekonomi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bps pdb
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top