Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kantongi Izin, GMF AeroAsia (GMFI) Mulai Layani Maskapai Asing

GMF AeroAsia mengaku telah mengantongi izin dari pemerintah Indonesia dan mulai melayani maskapai asing, salah satunya Nepal Air.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 03 Agustus 2020  |  19:11 WIB
Petugas Inspektur Kelaikudaraan DKPPU Kementerian Perhubungan dan tekhnisi GMF melakukan pemeriksaan seluruh mesin dan kalibrasi dengan menggunakan alat simulasi kecepatan dan ketinggian pesawat pada pesawat Boeing 737 Max 8 milik Garuda Indonesia di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/3/2019). - ANTARA/Muhammad Iqbal
Petugas Inspektur Kelaikudaraan DKPPU Kementerian Perhubungan dan tekhnisi GMF melakukan pemeriksaan seluruh mesin dan kalibrasi dengan menggunakan alat simulasi kecepatan dan ketinggian pesawat pada pesawat Boeing 737 Max 8 milik Garuda Indonesia di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/3/2019). - ANTARA/Muhammad Iqbal

Bisnis.com, JAKARTA – PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk. (GMFI) telah memperoleh izin dari pemerintah Indonesia dan mulai melakukan perawatan pesawat dari maskapai luar negeri.

VP Corporate Secretary & Legal GMF AeroAsia Rian Fajar Isnaeni mengatakan pemerintah telah memberikan izin sehingga keimigrasian, sehingga secara perlahan pelanggannya dari luar pun bisa masuk ke wilayah Indonesia.

“Terbukti saat ini pesawat A330 milik Nepal Air telah siap kami lakukan perawatan di GMF,” jelasnya, Senin (3/8/2020).

Rian mengakui hingga pada semester I/2020, kinerja keuangan perusahaan masih cukup tertekan dibandingkan dengan pencapaian yang sama pada semester lalu. Menurutnya dengan menurunnya tingkat penerbangan akibat pandemi ini, ekosistem penunjangnya pun sangat terdampak.

Namun, emiten berkode saham GMFI tersebut mengaku tidak berdiam diri saat ini. “Untuk menghadapi semester kedua saat ini pun kami akan terus memaksimalkan upaya terbaik agar kondisi perusahaan tidak semakin terpuruk. Ditambah lagi jumlah penerbangan saat ini sudah semakin naik perlahan tapi pasti,” imbuhnya.

Sebelumnya, GMFI menyatakan secara prinsip telah mendapatkan sejumlah pemesanan jasa perawatan di hanggarnya dari berbagai pelanggan internasional. Sejalan dengan itu, perseroan masih berkoordinasi secara intensif dengan departemen keimigrasian terkait warga asing yang akan masuk ke wilayah RI.

Sejauh ini, jumlah pelanggan pengguna jasa perawatan GMFI mencapai 190 pelanggan yang tersebar di 60 negara di 5 benua.

GMFI mengalami penurunan secara bisnis hingga sebesar 25 persen -50 persen dan mulai melakukan peningkatan pangsa pasar internasional.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gmf aeroasia mro
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top