Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Besok Puncak Lonjakan Penumpang KRL, Penumpang Wajib Atur Waktu Berangkat

Di hari kerja, KCI mencatat persebaran pengguna KRL masih terfokus di pukul 05.00-08.00 WIB dan 16:00 - 20:00 WIB. KCI berharap penumpang dapat memanfaatkan momen berpergian di luar rentang waktu di atas.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 02 Agustus 2020  |  10:34 WIB
Kereta Rel Listrik melintas didekat Stasiun Tanah Abang, di Jakarta, Jumat (10/4). PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akan menyesuaikan operasional kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek sejalan dengan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat.. Bisnis - Dedi Gunawan
Kereta Rel Listrik melintas didekat Stasiun Tanah Abang, di Jakarta, Jumat (10/4). PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akan menyesuaikan operasional kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek sejalan dengan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat.. Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Pada Senin (3/8/2020) PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memprediksi lonjakan penumpang kereta rel listrik (KRL) dari luar wilayah Jakarta, setelah kembali berlakunya ganjil genap nomor kendaraan dan pasca Iduladha.

Awal pekan terutama setiap Senin tercatat selalu tercatat sebagai hari dengan jumlah pengguna KRL paling padat dibanding hari-hari lainnya, termasuk pada akhir pekan ini yang merupakan akhir pekan panjang hari libur Iduladha. Esok, Senin (3/8/2020), KCI memperkirakan banyak pengguna jasa yang akan kembali beraktivitas menggunakan KRL.

VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba mengatakan guna menghindari antrean di stasiun Senin (3/8/2020) pagi mendatang, PT KCI menghimbau para pengguna untuk kembali ke Jakarta ataupun lokasi aktivitas kerjanya dengan memanfaatkan kondisi KRL yang cenderung lebih lengang pada akhir pekan ini. 

PT KCI mencatat pengguna KRL pada Kamis (30/7/2020) lalu mencapai 409.814 pengguna atau meningkat 10 persen dibanding Kamis (23/7/2020) sebanyak 370.948 pengguna. Sementara pada libur hari raya Iduladha Jumat (31/7/2020) kemarin, jumlah pengguna KRL hanya 187.257.

"Kami sudah melihat kenaikan pengguna KRL yang cukup signifikan di hari Kamis, PT KCI memprediksi Senin nanti pengguna dari luar Jakarta dengan tujuan stasiun-stasiun di wilayah Jakarta akan cukup tinggi," jelasnya, Minggu (2/8/2020).

Oleh karena itu, pihaknya meminta agar para pengguna KRL mengatur kembali perjalanannya dengan memanfaatkan hari Sabtu dan Minggu ini ataupun menggunakan KRL di luar jam-jam sibuk.

Di hari kerja persebaran pengguna KRL masih terfokus di pukul 05.00-08.00 WIB dan 16:00 - 20:00 WIB, selain di waktu tersebut KRL nampak lebih lengang dan tidak ada antrean pengguna. 

Anne menegaskan bahwa para pengguna jasa dapat memanfaatkan waktu-waktu tersebut untuk naik KRL dengan lebih nyaman. Pengguna juga dihimbau untuk mempersiapkan KMT, kartu uang elektonik bank, atau tiket kode QR sehingga saat tiba di stasiun tidak perlu lagi mengantre serta lebih aman saat naik KRL.

"PT KCI menjalankan kewajibannya dengan melayani maksimal 74 orang per kereta agar penerapan physical distancing di dalam KRL terpenuhi. KCI berharap agar para pengguna jasa dapat mematuhi marka di stasiun maupun di dalam KRL serta mengikuti arahan petugas di lapangan," paparnya.

Untuk memaksimalkan upaya jaga jarak aman, di masa pandemi Covid-19 ini PT KCI secara bertahap menambah perjalanan KRL hingga kini sudah mencapai 971 perjalanan per hari. Jumlah ini sudah maksimal dengan mempertimbangkan kapasitas angkut, serta kapasitas prasarana perkeretaapian yang tersedia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt kai krl
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top