Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bali Raih Destinasi Wisata Terbaik Dunia Versi Tripadvisor

Bali sudah membuka diri untuk menerima wisatawan domestik per 31 Juli 2020. Pariwisata Bali mulai dibuka secara bertahap sejak 9 Juli 2020 untuk masyarakat lokal.
Keindahan alam Bali yang dinobatkan sebagai destinasi wisata terbaik dunia pilihan platform wisata tripadvisor. ANTARA/HO-Birkom Kemenparekraf.
Keindahan alam Bali yang dinobatkan sebagai destinasi wisata terbaik dunia pilihan platform wisata tripadvisor. ANTARA/HO-Birkom Kemenparekraf.

Bisnis.com, JAKARTA – Bali menjadi destinasi wisata terbaik dunia dari 25 destinasi terbaik dunia versi Tripadvisor.

Dalam penghargaan Travellers Choice atau pilihan wisatawan untuk kategori ‘Destinasi Terbaik Dunia’, Bali (Indonesia) bersama bersama London (Inggris), Paris (Prancis), dan Crete (Yunani) dinobatkan sebagai destinasi wisata terbaik di dunia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio menyambut baik ditetapkannya Bali sebagai salah satu destinasi terbaik dunia versi Tripadvisor.

“Kami berharap penetapan itu semakin memotivasi kita semua untuk bisa menumbuhkan Bali-Bali baru. Bahkan mendorong upaya untuk meningkatkan pariwisata Bali agar semakin ramah dan berkelanjutan,” katanya, dikutip dari Antara, Sabtu (1/8/2020).

Situs travel planning and booking itu menobatkan Pulau Dewata dalam empat besar dunia destinasi wisata terbaik. Keindahan Bali dalam situs www.tripadvisor.com diibaratkan sebagai kartu pos yang hidup, bahkan juga digambarkan sebagai sepotong surga di Indonesia.

Bali menawarkan wisata pantai dengan pasir putih yang bersih, wisata selam, wisata budaya, hingga wisata spa dan yoga di Ubud.

Menurutnya, Bali pun sudah membuka diri untuk menerima wisatawan domestik per 31 Juli 2020. Pariwisata Bali mulai dibuka secara bertahap sejak 9 Juli 2020 untuk masyarakat lokal.

Rencananya, Bali akan dibuka bagi wisatawan mancanegara pada September 2020.

“Diharapkan setelah dibuka, penerapan protokol kesehatan dapat tetap dijalankan dengan disiplin. Jangan sampai setelah dibuka timbul gelombang kedua Covid-19 hal itu yang harus dihindarkan, lantaran pariwisata itu adalah bisnis kepercayaan,” ujarnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper