Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Chatib Basri: Perluas Bantuan Langsung Tunai, Harusnya Rp1 Juta per Rumah Tangga

Menurut mantan menkeu tersebut, bantuan langsung tunai (BLT) lebih efektif karena penetapannya tidak harus lewat proses demokrasi, tidak ada 'titipan', beda dengan bantuan yang bahan sembako.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 28 Juli 2020  |  12:21 WIB
Pengamat Ekonomi M. Chatib Basri. - FB Sri Mulyani
Pengamat Ekonomi M. Chatib Basri. - FB Sri Mulyani

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan menteri keuangan Chatib Basri berharap cakupan pemberian bantuan langsung tunai (BLT) dapat diperluas.

Hal tersebut diungkapkan Chatib Basri dalam Mid-Year Economic Outlook 2020 Bisnis Indonesia, Selasa (28/7/2020).

"Perluas coverage-nya jangan hanya yang miskin," ungkap Chatib.

Menurutnya, bantuan langsung tunai (BLT) lebih efektif karena penetapannya tidak harus lewat proses demokrasi, tidak ada 'titipan', beda dengan bantuan yang bahan sembako.

"Kenapa pesta perkawinan efektifnya kasih uang karena yang paling gampang cash transfer."

Chatib menyarankan agar insentif pajak sebaiknya dialihkan untuk bantuan langsung tunai. Pasalnya, perusahaan tidak bisa bayara pajak karena tidak ada aktivitas.

"Uang ini berikan saja ke BLT atau penjaminan kredit atau subsidi bunga. Kalau sudah selesai [pandemi] baru berikan insentif pajak," kata Chatib.

Setelah permintaan ada, ekspansi moneter bisa mengambil alih. Chatib menambahkan BLT seharusnya lebih Rp1 juta, dikali 30 juta rumah tangga miskin.

"Maka kita butuh Rp180 triliun bisa direalokasi dari Kementerian dan Lembaga, misalnya infrastruktur. Sekarang enggak perlu bangun infrastruktur, postpone tahun depan."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

chatib basri bantuan langsung tunai
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top