Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

2 Tahun Beroperasi LRT Sumsel Angkut 4,8 Juta Penumpang

Kereta ringan atau light rail transit (LRT) Sumsel tercatat telah mengangkut 4,8 juta penumpang selama 2 tahun beroperasi di Kota Palembang.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 23 Juli 2020  |  14:30 WIB
Rangkaian kereta Lintas Raya Terpadu (LRT) memasuki stasiun Jakabaring Palembang, Sumatra Selatan, Jumat (3/5/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Rangkaian kereta Lintas Raya Terpadu (LRT) memasuki stasiun Jakabaring Palembang, Sumatra Selatan, Jumat (3/5/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, PALEMBANG -  Kereta ringan atau light rail transit (LRT) Sumsel tercatat telah mengangkut 4,8 juta penumpang selama 2 tahun beroperasi di Kota Palembang.

Aida Suryanti, Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang,  mengatakan sejak 23 Juli 2018, LRT Sumsel mulai digunakan sebagai sarana transportasi dan ikut mendukung transportasi atlet pada perhelatan Asian Games ke 18. 

“Seiring dengan kebutuhan masyarakat dalam bertransportasi, LRT Sumsel tumbuh sebagai budaya baru bertransportasi yang menjadi kebanggaan masyarakat Sumsel,” kata dia, Kamis (23/7/2020).

Dia menerangkan bahwa awalnya LRT Sumsel mengangkut sekitar 3.000 penumpang per hari. Menjelang pandemi Covid-19, penumpang LRT Sumsel bisa mencapai 7.000 per hari bahkan 10.000 penumpang pada saat akhir pekan.

“Pandemi memang telah membuat jumlah pengguna LRT menurun menjadi rata-rata 400 penumpang per hari. Namun saat ini berangsur normal di mana sudah menyentuh 700 penumpang per hari,” katanya.

Saat ini, Aida mengatakan, operasional LRT didukung 13 stasiun yang melayani naik turun penumpang. Harga tiket pun, kata dia, dinilai terjangkau yakni hanya Rp5.000 untuk antar stasiun dan Rp10.000 untuk dari dan menuju stasiun Bandara. 

Menurut dia, pihaknya bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel, terus memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa LRT.

“Kami mempercepat jarak tempuh, waktu tunggu antar stasiun (headway), integrasi dengan Trans Musi dan Damri, penambahan jumlah perjalanan per hari,” katanya.

Pihaknya pun memberikan kemudahan  untuk penumpang dalam memilih alat pembayaran untuk pembelian tiket hingga perbaikan sistem jalur dan persinyalan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

palembang LRT
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top