Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Realisasi Investasi Kuartal II Rp191 Triliun, Meleset dari Target

Dari total perolehan tersebut, investasi asing (penanaman modal asing/PMA) kuartal II/2020 mencapai Rp97,6 triliun. Sementara itu, investasi dalam negeri (penanaman modal dalam negeri/PMDN) pada kuartal II/2020 tercatat sebesar Rp94,3 triliun.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 22 Juli 2020  |  11:24 WIB
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi langsung sebesar Rp191,9 triliun sepanjang kuartal II/2020 dengan serapan tenaga kerja 263.109 pekerja.

Realisasi ini turun 3,4 persen dibandingkan angka realisasi kuartal II/2019 dan turun 8,9 persen dari kuartal I/2020.

"Capaian ini sudah berang tentu bulan ekspektasi BKPM, karena kami targetkan sekitar Rp200 triliun," ujar Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Rabu (22/7/2020).

Dari total perolehan tersebut, investasi asing (penanaman modal asing/PMA) kuartal II/2020 mencapai Rp97,6 triliun.

Sementara itu, investasi dalam negeri (penanaman modal dalam negeri/PMDN) pada kuartal II/2020 tercatat sebesar Rp94,3 triliun.

Menurut Bahlil investasi di Jawa masih dominan sebanyak Rp100,6 triliun atau 52,4 persen. Secara sektor, investasi pada kuartal II/2020 masih didominasi oleh sektor listrik, gas dan air dan transportasi gudang dan telekomunikasi.

Adapun, lima besar tujuan provinsi pada kuartal II/2020 Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan Banten serta Riau. Dari negara asal PMA, Singapura masih mendominasi di urutan pertama, disusul Hong Kong, China, Jepang dan Korea Selatan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi bkpm
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top