Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kumpul Menteri Transportasi Asean-China, Menhub Colek China Soal Proyek Kereta Cepat

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan penguatan sistem transportasi dan logistik dengan para Menteri di kawasan Asean-China dalam upaya bersama untuk menekan angka penyebaran pandemi virus corona dan mendorong pemulihan ekonomi di masa pandemi ini.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 16 Juli 2020  |  20:14 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyampaikan keterangan terkait penurunan harga tiket pesawat, di Jakarta, Kamis (20/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyampaikan keterangan terkait penurunan harga tiket pesawat, di Jakarta, Kamis (20/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Bertemu dengan Menteri Transportasi Asean dan China, Kementerian Perhubungan ingin China perluas kolaborasi kereta cepat Jakarta-Bandung jadi Bandung ke Surabaya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan penguatan sistem transportasi dan logistik dengan para Menteri di kawasan Asean-China dalam upaya bersama untuk menekan angka penyebaran virus corona dan mendorong pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

“Indonesia mendorong negara-negara di Asean-China untuk merumuskan tindakan bersama dan kolaboratif serta langkah-langkah strategis di sektor transportasi untuk membangun ketahanan terhadap pandemi, serta untuk berbagi praktik dan pengalaman terbaik tentang tindakan yang diambil di sektor transportasi,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (16/7/2020).

Lebih lanjut, Indonesia menghargai komitmen dari China dalam proyek kolaborasi Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung. Ke depannya, Indonesia berencana untuk memperluas proyek dari Bandung ke Surabaya.

Selain itu, di masa pandemi Covid-19, Indonesia juga tetap melakukan upaya-upaya peningkatan konektivitas nasional, salah satunnya yaitu menyelesaikan masterplan pembangunan Bandara Internasional Baru di Bali Utara.

Desainnya juga mencakup pengoperasian jalur bus dan kereta api untuk menghubungkan bagian utara dengan bagian selatan Bali. Menhub mengatakan, Bali sebagai destinasi wisata unggulan memerlukan sistem transportasi yang dirancang dengan baik untuk memperluas konektivitasnya.

Kemudian, Indonesia juga menawarkan kerjasama pengembangan transportasi dalam rangka rencana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur, yang mengusung konsep Smart System Smart Mobility, berkelanjutan dan ramah lingkungan.

“Kami mengundang rekan kerja di Asean dan China untuk berkolaborasi dan mendukung proyek pembangunan transportasi darat, laut, dan udara serta proyek infrastruktur kereta api di Indonesia melalui skema Kemitraan Pemerintah-Swasta atau Public Private Partnership,” ungkapnya.

Menhub menyatakan inisiatif dan kolaborasi yang dilakukan di bawah kerangka kerjasama transportasi Asean-China sangat diperlukan untuk mencapai tujuan bersama yaitu untuk segera mendorong pemulihan ekonomi baik secara regional di Asean-China maupun global.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

menhub Kemenhub Budi Karya Sumadi
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top