Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

SMF Sediakan Dana KPR Jangka Panjang Melalui 2 Skema, Apa Saja?

Dalam program tapera, SMF hanya bisa menyentuh sisi permintaan yakni pembiayaan perumahan untuk para debitur.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 16 Juli 2020  |  20:07 WIB
Penyelesaian sebuah perumahan mewah. - Bisnis Paulus Tandi Bone
Penyelesaian sebuah perumahan mewah. - Bisnis Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA — PT Sarana Multigriya Finansial menyediakan dana kredit pemilikan rumah jangka panjang lewat dua skema yakni sekuritisasi dan refinancing untuk mendukung program tabungan perumahan rakyat.

Direktur Utama PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Ananta Wiyogo mengatakan bahwa perseroan siap mendukung program tabungan perumahan rakyat (tapera) yang akan diberikan oleh Badan Pengelola (BP) Tapera mulai 2021.

"Kami hadir untuk meminimalisir mismatch yang dilakukan pihak penyalur KPR [kredit pemilikan rumah] seperti perbankan. Sumber kami berasal pertama capital injection dari pemerintah, penambahan modal negara. Kemudian kami juga aktif mengeluarkan surat utang di pasar modal Indonesia," ujarnya dalam diskusi daring tentang tapera, Kamis (16/7/2020).

Dia menuturkan bahwa SMF dalam program tapera ini hanya bisa menyentuh sisi permintaan yakni pembiayaan perumahan untuk para debitur.

"Kami sekunder, kami tidak bisa langsung ke primer. Jadi, dana yang dihasilkan mostly disalurkan ke perbankan yang fokus di KPR yang ada di demand side. Kalau tapera kan bisa ke supply side," kata Ananta.

SMF juga melayani pasar menengah bawah untuk bisa mendapatkan dana pembiayaan perumahan. Oleh karena itu, SMF menjadi special mission vehicle Kementerian Keuangan juga fiscal tools-nya pemerintah.

Adapun, sepanjang tahun ini ditargetkan penyaluran fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) 2020 mencapai Rp3,7 triliun untuk 102.000 rumah. Hingga 3 Juli, realisasinya mencapai 75.000 rumah.

"Karena SMF aktif juga sediakan dana untuk KPR FLPP, di mana dananya 75 persen dana disediakan pemerintah melalui PPDPP [Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan]. Porsi bank disediakan oleh SMF seumur KPR FLPP tersebut. Dalam program FLPP, ketika FLPP masuk ke tapera, fungsi SMF tetap eksis, sediakan 25 persen dana dari FLPP itu," ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Tapera sarana multigriya finansial
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top