Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Permintaan Pasar Belum Membaik, Ini Usulan Apindo

Dalam hal penanganan pandemi, pemerintah dinilai tidak sama sigapnya dengan pemerintah di beberapa negara Asia Tenggara yang berhasil mengisolasi penderita Covid-19.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 14 Juli 2020  |  21:11 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Seskab Pramono Anung (kedua kiri) dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki (kedua kanan) menerima pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (13/6/2019). - ANTARA/Wahyu Putro A
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Seskab Pramono Anung (kedua kiri) dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki (kedua kanan) menerima pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (13/6/2019). - ANTARA/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA — Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Hariyadi Sukamdani menilai pemerintah mesti mengambil sejumlah langkah guna memperbaiki permintaan pasar, antara lain memaksimalkan penanganan Covid-19 terutama di level tracing dan menyalurkan stimulus tunai kepada masyarakat dan pekerja terdampak Covid-19.

Dalam hal penanganan pandemi, pemerintah dinilai tidak sama sigapnya dengan pemerintah di beberapa negara Asia Tenggara seperti Thailand, Vietnam, dan Malaysia yang berhasil mengisolasi penderita Covid-19.

"Ini dari awal kita salah kaprah. Akhirnya, kita berada di posisi yang sulit untuk mengendalikan situasi untuk saat ini," ujarnya kepada Bisnis, Selasa (14/7/2020).

Dia menjelaskan bahwa langkah pemerintah melaksanakan testing, tracing, dan treatment (3T) masih perlu dibenahi, terutama di bagian tracing menggunakan aplikasi. Pemerintah, kata Hariyadi, perlu menyosialisasikan penggunaan aplikasi tracing kepada masyarakat.

Satu-satunya aplikasi tracing Covid-19 di Indonesia, yakni PeduliLindungi, belum tersosialisasikan dengan baik. Berdasarkan laman Playstore, aplikasi buatan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) tersebut baru diunduh oleh lebih dari 1 juta pengguna internet.

Berikutnya, lanjut Hariyadi, pemerintah harus menyalurkan stimulus tunai kepada masyarakat dan pekerja terdampak Covid-19 untuk memicu kembali daya beli.

"Harus ada stimulus tunai. Enggak bisa hanya menggunakan bansos [bantuan sosial]," ujar Hariyadi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apindo covid-19
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top