Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemendag Akui Digitalisasi Pasar Menjadi Tuntutan Saat Pandemi

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan digitalisasi menjadi salah satu inovasi dan prioritas Kementerian Perdagangan agar sektor perdagangan tetap bergairah.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 11 Juli 2020  |  16:25 WIB
nnBupati Gorontalo Nelson Pomalingo (kedua kanan) melakukan sosialisasi penerapan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di pasar Kayubulan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (3/5 - 2020). /ANTARA
nnBupati Gorontalo Nelson Pomalingo (kedua kanan) melakukan sosialisasi penerapan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di pasar Kayubulan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (3/5 - 2020). /ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perdagangan terus mendukung terciptanya digitalisasi pasar rakyat guna menjawab kebutuhan masyarakat di era ini, terlebih setelah adanya pandemi Covid-19.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan digitalisasi menjadi salah satu inovasi dan prioritas Kementerian Perdagangan agar sektor perdagangan tetap bergairah.

"Sebenarnya, digitalisasi pasar rakyat harus dipahami sebagai tuntutan zaman, bukan lagi hanya kebutuhan pada saat pandemi Covid-19. Namun pada saat pandemi ini, digitalisasi pasar rakyat harus dilakukan dengan strategi mengedepankan standar operasional pasar sesuai protokol kesehatan, melakukan transaksi secara digital, dan melakukan pembayaran secara digital," katanya dalam siaran pers, Sabtu (11/7/2020).

Jerry menjelaskan, pasar rakyat merupakan unsur vital bagi perdagangan dan merupakan bagian aktivitas sehari-hari masyarakat. Untuk itu, pola-pola konvensional yang dilakukan di pasar sebelum pandemi harus segera disesuaikan dengan pola-pola kehidupan normal baru.

Digitalisasi pasar rakyat bertujuan mempermudah proses transaksi, meningkatkan layanan kepada konsumen, mengurangi risiko terjadinya kejahatan, dan memudahkan pendataan, terutama data omzet.

Sedangkan dalam kerangka besar, digitalisasi pasar adalah cara memoderenkan pasar sehingga lebih efisien, efektif, dan memuaskan semua pemangku kepentingan.

Digitalisasi pasar akan mengoptimalkan kerja pasar, konsumen, para pengusaha dan pedagang, serta fungsi negara dalam bidang ekonomi.

Jerry juga menjelaskan konsep besar digitalisasi pasar ini juga sesuai dengan pola perdagangan baru sebagai dampak pandemi Covid-19, yaitu terjadi peningkatan perdagangan daring, penggunaan kurir daring, peningkatan penggunaan cara pembayaran nontunai, dan penurunan mobilitas dan aktivitas sosial di ruang publik.

Untuk itu, perlu disadari bahwa keberlangsungan ekonomi, bisnis, produksi, distribusi, logistik, dan promosi tak lepas dari dukungan inovasi dan peran teknologi.

"Digitalisasi pasar adalah langkah komprehensif yang bermanfaat luas bagi seluruh pihak. Kemendag akan menjadi pihak terdepan yang mewujudkan hal itu sehingga pasar semakin berfungsi sebagai penyokong perekonomian negara," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemendag Pasar Tradisional digitalisasi
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top