Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Punya 3 Inovasi, Pugar Masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Nasional

Pengembangan Usaha Garam Rakyat atau dikenal sebagai Pugar masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik berdasarkan penilaian secara nasional oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB).
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 30 Juni 2020  |  08:30 WIB
Petani garam Amed memanen garam menggunakan alat tradisional. JIBI - BISNIS/Feri Kristianto
Petani garam Amed memanen garam menggunakan alat tradisional. JIBI - BISNIS/Feri Kristianto

Bisnis.com, JAKARTA - Pengembangan Usaha Garam Rakyat atau dikenal sebagai Pugar masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik berdasarkan penilaian secara nasional oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB).

Keberhasilan salah satu program prioritas nasional Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini tertuang dalam Pengumuman KemenPAN-RB Nomor: B/153/PP.00.05/2020 tanggal 18 Juni 2020 tentang Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 dan 15 Finalis Kelompok Khusus Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN dan BUMD Tahun 2020.

Pugar KKP menjadi Top 99 Inovasi Pelayanan Publik setelah diseleksi bersama 2.126 proposal inovasi kategori umum yang sebelumnya telah dinyatakan lolos seleksi administrasi.

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP, Aryo Hanggono mengatakan bahwa PUGaR merupakan formulasi kegiatan pemberdayaan yang mampu meningkatkan volume produksi, kualitas, dan penyimpanan garam menjadi lebih baik.

“Isu garam rakyat yang diketahui selama ini adalah kualitasnya yang rendah, namun hal ini telah terjawab dengan adanya inovasi ini,” ungkap Aryo dalam keterangan pers yang dikutip, Selasa (30/6/2020).

Dia berharap inovasi layanan Pugar di beberapa daerah, seperti Brebes, Cirebon, Tuban, dan Lamongan ini dapat diterapkan di lebih banyak tempat dengan SOP ketat sehingga hasilnya lebih memuaskan, memiliki nilai tambah tinggi, dan membantu upaya swasembada garam secara nasional.

Miftahul Huda, Direktur Jasa Kelautan Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP--selaku Ketua Unit Penyelenggara Pelayanan Publik Pugar, mengungkapkan proposal inovasi layanan Pugar menonjolkan tiga layanan utama, yakni integrasi lahan garam, pengelolaan gudang garam nasional (GGN), dan penguatan kelembagaan.

Penguatan kelembagaan terutama dilakukan dengan sertifikasi petambak dan pembentukan koperasi induk, agar jaringan pasar, sistem stok dan kecepatan perputaran ekonomi lebih cepat dan besar.

Menurutnya, tiga inovasi tersebut dapat meningkatkan keberdayaan masyarakat petambak garam, karena mereka sudah mulai belajar bagaimana berusaha bersama sama untuk berkembang dan makin maju.

“Dari sisi komoditas garamnya, saat ini kandungan NaCl garam petambak bisa di atas 90%. Ini dari lahan belum diolah. Sedangkan garam – garam yang disimpan lebih terjaga mutunya karena gudangnya bagus,” ujarnya.

Ia berharap, SOP produksi pada lahan integrasi diperhatikan dan diterapkan di setiap daerah, sehingga dapat meningkatkan ekonomi daerah.

Selanjutnya Pugar KKP akan mengikuti proses presentasi dan wawancara guna seleksi menuju Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gudang garam garam rakyat
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top