Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indonesia Pernah Raup Penerimaan Pajak Rp400 Miliar dalam 30 Menit, Ini Kisahnya!

Menurut Ekonom Senior Indef Drajad Wibowo, kisah sukses tersebut diungkapkan agar pemerintah dapat mencari sumber pendapatan di tengah situasi krisis.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 29 Juni 2020  |  17:43 WIB
Karyawan beraktivitas di DJP, Jakarta. Bisnis - Triawanda Tirta Aditya
Karyawan beraktivitas di DJP, Jakarta. Bisnis - Triawanda Tirta Aditya

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia ternyata pernah berhasil mendapat penerimaan pajak sebesar Rp400 miliar dalam waktu 30 menit saja.

Hal itu diungkapkan Ekonom Senior Indef Drajad Wibowo pada diskusi webinar yang digelar oleh Bravos Radio, Senin (29/6/2020). Menurutnya, kisah sukses tersebut diungkapkan agar pemerintah dapat mencari sumber pendapatan di tengah situasi krisis.

"Ini bukan omong doang atau teori. Saya pernah membantu satu unit di BIN [Badan Intelejen Negara] dalam satu operasi. Kami gunakan teknologi, hasilnya dalam waktu 30 menit itu, ada orang komitmen bayar [pajak] Rp400 miliar," katanya, Senin (29/6/2020).

Dalam operasi tersebut, lanjutnya, jumlah pasukan yang diterjunkan oleh BIN cukup banyak, termasuk petinggi Polri bintang tiga, ahli IT, hingga doktor.

Menurutnya, pemerintah dapat menggunakan langkah nonkonvensional, misalnya menerapkan teknologi informasi atau menggandeng unit intelejen untuk mendapatkan pemasukan di tengah krisis pandemi virus Corona (Covid-19) yang terjadi sekarang.

Apalagi, dia mendapatkan informasi bahwa jumlah simpanan investor asing di Singapura meningkat pesat saat ini.

"Sebagian besar [dana yang disimpan ke Singapura] dari Hong Kong dan Indonesia. Pemerintah dapat gunakan teknologi dan intelejen, ini enggak diharamkan kok dalam dunia perpajakan," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bin indef penerimaan pajak
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top