Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Komisi XI Setujui Pagu Indikatif Kemenkeu Jadi Rp42,3 Triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa penyusunan pagu indikatif Kemenkeu ini dibagi dalam lima program yang menjadi tanggung jawab otoritas fiskal.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 23 Juni 2020  |  18:29 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat mengikuti rapat kerja antara Komisi XI DPR RI dengan pemerintah di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (2/12/2019). Bisnis - Arief Hermawan P
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat mengikuti rapat kerja antara Komisi XI DPR RI dengan pemerintah di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (2/12/2019). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Komisi XI DPR menyetujui pagu indikatif Kemenkeu untuk tahun 2021 senilai Rp42,3 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa penyusunan pagu indikatif Kemenkeu ini dibagi dalam lima program yang menjadi tanggung jawab otoritas fiskal.

Pertama, program pengelolaan penerimaan negara senilai Rp1,94 triliun. Kedua, pengelolaan belanja negara senilai Rp34,6 miliar. Ketiga, pengelolaan perbendaharaan, kekayaan negara, dan risiko senilai Rp248,6 miliar.

Keempat, kebijakan fiskal dengan pagu indikatif senilai Rp60,04 miliar. Kelima atau yang terakhir pagu indikatif untuk dukungan manajemen senilai Rp40,08 triliun.

Adapun berdasarkan sumber dananya, pagu indikatif Kemenkeu terdiri dari rupiah murni senilai Rp33,8 triliun dan BLU senilai Rp8,5 triliun. Jika dibandingkan tahun 2020, pagu indikatif Kemenkeu tahun 2021 turun sekitar Rp1,2 triliun, karena untuk tahun lalu pagu yang disetujui Komisi XI senilai Rp43,5 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apbn kemenkeu sri mulyani
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top