Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Layanan Livestream Tingkatkan Penjualan Lazada

Layanan ini merupakan fitur interaktif online tersebut untuk berinteraksi langsung dengan konsumen di tengah pandemi Covid-19.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 17 Juni 2020  |  00:45 WIB
Logo Lazada
Logo Lazada

Bisnis.com, JAKARTA - Teknologi livestream eCommerce Lazada, berhasil menarik lebih dari 27 juta penonton dari enam negara di Kawasan Asia Tenggara pada April 2020 lalu.

Layanan ini merupakan fitur interaktif online tersebut untuk berinteraksi langsung dengan konsumen di tengah pandemi Corona.

Jumlah angka penonton yang besar ini juga tercermin di Indonesia, dengan adanya kenaikan jumlah penonton sebesar 25% di bulan Mei dibandingkan jumlah angka penonton channel LazLive di bulan April

Pada bulan April, total angka GMV yang dihasilkan melalui LazLive meningkat 45% dari bulan ke bulan, membantu meningkatkan penjualan brand dan juga seller individu meskipun adanya peraturan PSBB dan juga anjuran karantina mandiri di seluruh kawasan Asia Tenggara.

Dengan memanfaatkan teknologi mutakhir Alibaba, Lazada menjadi standar tertinggi di Kawasan Asia Tenggara dalam menghadirkan pengalaman terbaik untuk teknologi livestreaming. Lazada merupakan satu-satunya platform eCommerce di Asia Tenggara yang menawarkan fitur 'See-Now-Buy-Now' (Lihat-Sekarang-Beli-Sekarang) melalui LazLive. Hal ini yang mendorong lebih banyak penonton kembali menonton LazLive di hari berikutnya, sehingga mencetak angka lonjakan kunjungan per hari sebanyak 40% sejak April.

“LazLive menerapkan sistem inklusif (closed loop) untuk transaksi dalam aplikasi, yang memungkinkan transaksi lebih tinggi dan pengalaman yang lebih baik bagi konsumen. Krisis kesehatan masyarakat saat ini mendorong meningkatnya keinginan akan sebuah pengalaman belanja digital yang baik. LazLive merupakan teknologi berharga bagi brand dan seller untuk berinteraksi dengan konsumen di tengah kondisi normal baru,” ungkap Pierre Poignant, chief executive officer, Lazada Group dalam siaran persnya.

“Di akhir Juni, kami menargetkan peningkatan frekuensi sesi LazLive sebesar 50% dan total kenaikan penonton sebesar 40% dibandingkan saat ini. Kami terus membantu para pelaku usaha untuk senantiasa membangun hubungan dengan konsumen melalui teknologi yang inovatif, saat terjadi perubahan perilaku konsumen dan praktek usaha di seluruh Asia Tenggara akibat Covid-19”. Tambahnya.


Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lazada ecommerce
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top